Sabtu, 30 Agustus 2025

Putri KW Jadi Harapan Terakhir Indonesia Kejuaraan Dunia BWF 2025

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Putri Kusuma Wardani Tunggal putri Indonesia saat menghadapi wakil India Pusarla V. Sindhu pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Jumat (29/8/2025). Foto; Antara.

Putri Kusuma Wardani menjadi asa terakhir Indonesia bisa membawa gelar juara dalam Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah dua wakil yang tersisa di perempat final kandas.

Mereka adalah Jonatan Christie yang kalah dari wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn dengan skor 14-21, 21-18, 8-21 dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi ganda putri kalah dari Rin Iwanaga/ Kie Nakanishi pasangan Jepang dengan skor 15-21, 16-21.

Adapun Putri KW dijadwalkan berhadapan dengan Akane Yamaguchi wakil Jepang pada semifinal di Adidas Arena, Paris, Prancis, pada pukul 15.20 WIB.

“Pertemuan terakhir dengan Akane, saya kalah di babak perempat final Indonesia Open 2025. Jadi besok saya harus benar-benar siap dari fisik dan teknisnya untuk menyerang. Harus siap lebih capek lagi dari hari ini,” kata Putri KW, seperti dilaporkan Antara.

Sejauh ini, Putri KW belum pernah menang melawan Akane dalam tiga pertemuan.

Terakhir di Super 1000 Indonesia Open 2025, ia kalah dua gim langsung 19-21, 20-22. Sisanya di Indonesia Open 2023 dengan skor 12-21, 18-21, dan Super 1000 China Open 2023 dengan skor 15-21, 11-21.

Meski begitu, motivasi Putri KW tengah tinggi setelah berhasil menyingkirkan Pusarla V. Sindhu juara dunia 2019 asal India lewat pertarungan tiga gim 21-14, 13-21, 21-16.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri paceklik medali tunggal putri Indonesia di Kejuaraan Dunia yang telah berlangsung selama 10 tahun.

Medali terakhir yang diraih tunggal putri Indonesia adalah perunggu melalui Lindaweni Fanetri pada edisi 2015 di Jakarta. Adapun emas terakhir di Kejuaraan Dunia diraih pada 1993 melalui Susi Susanti.

“Bisa sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi,” ujar Putri.

Adapun Akane melaju ke semifinal setelah mengalahkan Han Yue dua gim langsung 21-5, 21-19.

Sementara itu pada semifinal tunggal putri lainnya, An Se Young unggulan pertama asal Korea Selatan berhadapan dengan Chen Yu Fei wakil China.

Lalu pada sektor tunggal putra, Shi Yu Qi dari China akan berhadapan dengan Victor Lai wakil Kanada di babak empat besar. Kunlavut Vitidsarn versus Ander Antonsen pada semifinal lainnya.

Ganda putra diisi empat wakil dari negara berbeda. Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang berstatus unggulan pertama asal Korea Selatan akan berjumpa dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Ramunsen wakil Denmark. Sementara Chen Bo Yang/Liu Yu ganda China berhadapan Satwiksairaj Rankyreddy/Chirag Shetty wakil India.

Pada sektor ganda putri, Iwanaga/Nakanishi jumpa Liu Sheng Shu/Tan Ning unggulan pertama asal China. Lalu kompatriotnya Nami Matsuyami/Chiharu Shida berhadapan dengan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan ganda Malaysia.

Terakhir pada sektor ganda campuran, China memastikan tiket final setelah dua wakilnya berhadapan yaitu Guo Xin Wan/Chen Fang Hui melawan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Pertandingan lainnya antara Chen Tang Jie/Toh Ee Wei asal Malaysia melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue wakil tuan rumah. (ant/ata/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil di Jembatan Suramadu, Kondisinya Ringsek

Kecelakaan Bus Tabrak Belakang Truk di KM 749 Tol Sidoarjo-Waru

Pajero Masuk Sungai Menur Pumpungan

Kecelakaan Truk Tabrak Gardu Tol di Gate Waru Utama

Surabaya
Sabtu, 30 Agustus 2025
27o
Kurs