Zohran Mamdani resmi dilantik secara simbolis sebagai Wali Kota New York City, menjadikannya wali kota muslim pertama sekaligus yang termuda dalam beberapa generasi di kota terbesar Amerika Serikat (AS) tersebut.
Mamdani, politisi dari Partai Demokrat, mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an pada Kamis (1/1/2025), tepatnya setelah tengah malam waktu setempat, di sebuah stasiun kereta bawah tanah bersejarah yang sudah tidak beroperasi di Manhattan.
“Ini benar-benar sebuah kehormatan dan privilege (keistimewaan) terbesar dalam hidup saya,” ujar Mamdani dalam sambutannya seperti dikutip Al Jazeera, Kamis.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Letitia James Jaksa Agung Negara Bagian New York, yang juga dikenal sebagai sekutu politik Mamdani. Acara tersebut digelar di Old City Hall Station, salah satu stasiun metro tertua di New York yang terkenal dengan langit-langit lengkungnya yang ikonik.
Selain pelantikan simbolis tersebut, Zohran Mamdani dijadwalkan akan dilantik kembali secara resmi dalam upacara publik di Balai Kota New York pada pukul 13.00 waktu setempat. Pelantikan kedua ini akan dipimpin oleh Bernie Sanders Senator AS sekaligus tokoh politik yang menjadi panutan Mamdani.
Rangkaian acara akan ditutup dengan pesta rakyat terbuka di sepanjang Broadway, kawasan yang dikenal sebagai “Canyon of Heroes” dan kerap menjadi lokasi parade ticker-tape di New York.
Catatan Sejarah Baru untuk New York
Zohran Mamdani sendiri mencetak sejumlah rekor penting. Selain menjadi wali kota Muslim pertama, ia juga merupakan wali kota pertama keturunan Asia Selatan dan wali kota pertama yang lahir di Afrika. Di usia 34 tahun, Mamdani menjadi wali kota New York termuda dalam beberapa dekade terakhir.
Kini, Mamdani memasuki salah satu jabatan paling menantang di politik Amerika Serikat, dengan sorotan publik nasional yang sangat besar.
Dalam kampanye yang membuat isu keterjangkauan biaya hidup menjadi topik utama lintas spektrum politik, Mamdani yang dikenal sebagai demokrat sosialis menjanjikan perubahan besar di salah satu kota termahal di dunia.
Program unggulannya meliputi penitipan anak gratis, transportasi bus gratis, pembekuan sewa bagi sekitar satu juta rumah tangga, dan program percontohan toko bahan pangan milik pemerintah kota.
Namun, di luar janji-janji reformasi tersebut, Mamdani juga harus menghadapi tantangan klasik Wali Kota New York, mulai dari pengelolaan sampah, salju, hama tikus, hingga kritik publik atas keterlambatan kereta bawah tanah dan kondisi jalan berlubang. (bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
