Kamis, 1 Januari 2026

Rosan: 600 Hunian Danantara Diserahkan ke Pemda pada 8 Januari

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Rosan Roeslani (tengah depan) Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia dalam rapat terbatas bersama Prabowo Subianto Presiden di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia menyebut sebanyak 600 unit Rumah Hunian Danantara akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026, sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.

“Rumah Hunian Danantara ini akan kita serah terimakan pada tanggal 8 Januari sebanyak 600 unit kepada pemerintah daerah,” ujar Rosan dalam rapat terbatas bersama Prabowo Subianto Presiden, yang dipantau melalui siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis (1/1/2025).

Melansir Antara, selain hunian, Danantara juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan kelayakan hidup masyarakat terdampak bencana.

Fasilitas yang turut diserahkan meliputi taman bermain, jaringan wi-fi, musala, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.

Rosan menjelaskan hunian ini dibangun di atas lahan PTPN yang telah melalui proses pembersihan lahan (land clearing). Setiap unitnya memiliki luas sekitar 22 meter persegi, dengan ukuran kurang lebih 4,5 x 4,5 meter sehingga memenuhi standar hunian layak.

Lebih lanjut, Rosan mengatakan pemerintah memiliki target menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Rencananya dalam waktu 3 bulan ke depan, insya Allah kita bisa menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, Aceh kurang lebih 12.000 unit, kemudian ada di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah itu kurang lebih 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit,” jelas Rosan.

Ia menyampaikan pembangunan Hunian Danantara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sembari menyiapkan tahapan lanjutan menuju hunian tetap.

“Kita bisa mengakselerasi semua pembangunan yang ada, sehingga pembangunan rumah Hunian Danantara ini adalah yang kita bilangnya layak dan beradab dan atau civilized,” pungkasnya. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Kamis, 1 Januari 2026
28o
Kurs