Seorang pemotor dan penumpangnya meninggal dunia usai terlibat kecelakaan frontal atau adu banteng dengan motor lain dari arah berlawanan di Jalan Mastrip Warugunung Surabaya jelang pergantian tahun baru, Rabu (31/12/2025) malam.
Iptu Suryadi Kanit Laka Porlestabes Surabaya, Kamis (1/1/2026), mengatakan kejadian bermula saat MBT (49 tahun) warga setempat yang berprofesi sebagai PNS sedang berboncengan dengan SM (45 tahun) istrinya, melaju di Jalan Mastrip sekitar pukul 19.18 WIB.
Setibanya di lokasi, MBT yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol L 5513 BAZ miliknya berusaha mendahului dari kanan kendaraan lain di depannya.
Namun motor yang dikendarai MBT diduga tak memiliki cukup ruang untuk mendahului sehingga menabrak motor Honda Beat nopol W 3799 NFQ dari arah berlawanan, yang dikemudikan CRS (23 tahun) warga Taman, Sidoarjo.
“Sesampainya di TKP, pengendara mendahului kendaraan lain di depannya dari sebelah kanan. Karena tidak memiliki ruang gerak yang cukup saat mendahului, kemudian terjadi kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor Honda Beat W 3799 NFQ yang berjalan dari arah barat ke timur,” kata Iptu Suryadi.
Akibat kecelakaan itu, ketiganya mengalami luka parah. SM meninggal di lokasi usai mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara MBT dan CRS yang mengalami luka berat dilarikan ke RS Siti Khotijah Sidoarjo.
Namun, kata Iptu Suryadi, MBT meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. “Meninggal dunia dalam perawatan di RS Siti Khotijah Sidoarjo,” bebernya.
Adapun kecelakaan tersebut saat ini sedang dalam pendalaman kepolisian. Barang bukti berupa motor yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan unit laka lantas. (bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
