Senin, 12 Januari 2026

Pemerintah Berencana Ekspor Beras dengan Target Awal Negara Tetangga

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi. Beras. Foto: Pixabay

Ahmad Rizal Ramdhani Direktur Utama Perum Bulog mengungkapkan, rencana ekspor beras tahun ini kemungkinan menargetkan negara-negara tetangga Indonesia dan negara-negara lain yang membutuhkan.

“Kami sudah siapkan. Kalau masalah ekspor itu perdagangan, bukan Bulog langsung. Tapi, kami targetnya adalah negara tetangga dulu, negara-negara tetangga kemudian negara-negara yang membutuhkan,” kata Rizal, melansir Antara, Senin (12/1/2026).

Negara-negara yang membutuhkan, menurut Rizal seperti Palestina atau negara konfllik lainnya. Meski begitu, ekspor beras baru rencana, dan belum dilaksanakan.

“Ini belum dilaksanakan, ini baru disiapkan barangnya,” kata Rizal.

Sebagai informasi, Rizal menegaskan kesiapan pihaknya melakukan ekspor beras tahun ini dengan menyiapkan satu juta ton beras premium, usai Indonesia mencapai swasembada komoditas pangan tersebut.

Rizal menyampaikan rencana ekspor satu juta ton beras premium itu juga menjadi agenda utama pembahasan Bulog dalam rapat kerja internal, guna mematangkan strategi pelaksanaan secara menyeluruh.

Meski begitu, dia menuturkan kebijakan ekspor tetap diselaraskan dengan komitmen Pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. Sehingga, kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi seiring target berlanjutnya swasembada pangan pada tahun mendatang sesuai arahan Prabowo Subianto Presiden.

Rencana ekspor beras, lanjutnya, tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan dalam negeri karena stok Bulog yang ada saat ini sekitar 3,25 juta ton.

Dia berharap kesiapan ekspor itu memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia sebagai negara swasembada yang mampu memasok pangan ke luar negeri secara konsisten dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian menyatakan Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras tahun ini setelah swasembada tercapai dan penyerapan oleh Perum Bulog aman.

Mentan menegaskan, ekspor beras akan menjadi tonggak sejarah baru Indonesia, menyusul stabilnya pasokan nasional dan keberhasilan pengelolaan cadangan pangan strategis di tengah peningkatan produksi petani dalam negeri.(ant/kir/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
25o
Kurs