Kamis, 5 Februari 2026

Polda Metro Periksa 2 Komika Pembuka Mens Rea Pandji Pragiwaksono Sebagai Saksi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kombes Pol Budi Hermanto (kiri) Kabid Humas Polda Metro Jaya memberikan keterangan Kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Antara

Polda Metro Jaya memeriksa dua komika inisial DWN dan AAD yang menjadi pembuka atau opener acara pertunjukan Pandji Pragiwaksono berjudul “Mens Rea” sebagai saksi.

“Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) pada kegiatan Mens Rea,” kata Kombes Pol Budi Hermanto Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/2/2026) yang dikutip Antara.

Dia menjelaskan kedua saksi tersebut diperiksa terkait klarifikasi penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan, serta materi yang disampaikan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan untuk memanggil Pandji Pragiwaksono (PP) komika atau pelawak tunggal, pada Jumat (6/2/2026) besok, terkait sejumlah laporan yang ditujukan kepadanya.

“Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat pukul 10.00 WIB,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026) lalu.

Panggilan tersebut, menurut dia, merupakan tindak lanjut atas lima laporan polisi yang ada, dan diharapkan yang bersangkutan dapat hadir untuk melakukan klarifikasi sehingga semuanya terjawab.

“Ini kan undangan klarifikasi, karena yang dilaporkan adalah objek yang sama, sehingga penyidik berpikir untuk menghemat bagaimana mengatur waktu dipanggil secara satu waktu dalam lima perkara,” tutur Budi.

Terkait kasus tersebut, Polda Metro Jaya juga telah memeriksa 10 orang saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Pandji.

“Saat ini, kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik itu saksi maupun para ahli, yang sehubungan dengan substansi konten tersebut,” ungkap Kombes Pol Iman Imanuddin Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 20 Januari 2026 lalu.

Sementara itu, pada Selasa (3/2/2026), Pandji diketahui telah bersilaturahim dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait materi stand up comedy “Mens Rea” yang belakangan menjadi perhatian sejumlah pihak, khususnya terkait isu keagamaan.

Pandji mengatakan kedatangannya ke MUI bertujuan untuk menjelaskan maksud dan konteks pertunjukan stand up comedy yang dibawakannya, termasuk sejumlah materi yang dinilai memerlukan penjelasan lebih mendalam.

“Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun, untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam,” ujar Pandji setelah pertemuan di kantor MUI tersebut di Jakarta, Selasa.(ant/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 5 Februari 2026
31o
Kurs