Widiyanti Putri Wardhana Menteri Pariwisata mengatakan bahwa sektor pariwisata menyerap 25,91 juta tenaga kerja sepanjang tahun 2025.
“Angka ini mencerminkan bahwa pertumbuhan pariwisata secara langsung berdampak pada penciptaan lapangan kerja yang luas dan inklusif bagi masyarakat,” kata Widiyanti dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata yang dirilis Antara, Jumat (13/2/2026).
Data Sakernas Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan serapan tenaga kerja itu naik sebesar 3,64 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 25,01 juta tenaga kerja.
Pada tahun 2025, lapangan usaha ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,41 persen dan memberikan kontribusi 0,24 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,11 persen.
Kinerja tersebut turut diperkuat oleh tiga lapangan usaha lain yang erat kaitannya dengan pariwisata dan menempati tiga besar lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, yakni jasa lainnya yang tumbuh 9,93 persen, jasa perusahaan yang tumbuh 9,10 persen serta transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,78 persen.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti nyata dari posisi pariwisata sebagai penggerak ekonomi nasional dan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.
Juga menggerakkan lapangan kerja di sektor pendukung seperti UMKM, penyelenggara event, kebersihan, keamanan, pemasaran, hingga layanan digital.
Widiyanti melihat capaian kinerja tahun 2025 ini berhasil melampaui target dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(ant/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
