Jumat, 13 Februari 2026

PDIP Beri Penghargaan untuk Relawan Kesehatan Dua Bulan di Sumatra

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDIP saat menyerahkan penghargaan kepada relawan kesehatan di Sekolah Partai, Lenteng Agung Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

DPP PDI Perjuangan (PDIP) memberikan penghargaan khusus kepada ratusan relawan kesehatan yang telah menyelesaikan misi kemanusiaan selama dua bulan penuh di lokasi bencana alam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Ratusan relawan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, hingga driver dan co-driver ambulans tersebut berkumpul di Aula Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026), untuk menerima apresiasi atas dedikasi mereka.

Ribka Tjiptaning Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan instruksi langsung dari Megawati Soekarnoputri Ketua Umum.

Megawati menaruh perhatian besar pada pengorbanan waktu dan tenaga para relawan yang rela meninggalkan keluarga demi membantu sesama.

“Mbak Mega bilang sama saya, ‘Ning, itu adik-adiknya dikasih tanda penghargaan dari partai karena sudah berkorban waktu, pikiran, tenaga’,” ungkap Ribka menirukan pesan Megawati.

Ribka menambahkan bahwa sertifikat penghargaan ini memiliki nilai historis yang tinggi.

“Ini satu penghargaan dari partai, bisa dibingkai. Yang menandatangani adalah Presiden Kelima RI, putri Bung Karno. Ini adalah bentuk pengakuan resmi atas kerja keras saudara-saudara,” lanjutnya.

Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal DPP PDIP yang hadir langsung memberikan apresiasi, menegaskan bahwa aksi turun ke bawah saat bencana adalah esensi sejati dari politik partai berlogo banteng tersebut.

“Ketika kita datang menangani bencana, yang ada dalam benak kita adalah spirit kemanusiaan. Kemanusiaan itulah yang berkobar sehingga kita rela menempuh ribuan kilometer,” ujar Hasto di hadapan para relawan.

Hasto menyoroti ketangguhan tim yang menempuh jalur darat mulai dari Banten, Lampung, hingga ujung Aceh dengan membawa 30 unit ambulans dan 60 tenaga medis. Menurutnya, misi ini adalah wujud nyata dari politik ekologi dan keadilan sosial.

“Ibu Mega selalu berpesan: politik adalah kehidupan. Pengalaman saudara-saudara melihat betapa luasnya Indonesia menunjukkan pentingnya menjaga persatuan melalui kerja nyata bagi rakyat,” tegas politisi asal Yogyakarta tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga para relawan yang telah memberikan izin dan dukungan selama dua bulan masa tugas di daerah konflik bencana. Menutup sambutannya, ia mengutip pesan sang Proklamator.

“Pesan dari Bung Karno: Percayalah tidak ada pengorbanan yang sia-sia, apalagi pengorbanan yang ditujukan pada rakyat, bangsa, dan negara,” pungkas Hasto.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 13 Februari 2026
26o
Kurs