Persebaya Surabaya fokus melakukan evaluasi tim untuk bangkit di laga lanjutan Super League melawan Persijap Jepara pada Sabtu (21/2/2026) mendatang.
Persebaya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk melakukan perbaikan setelah sebelumnya dipermalukan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam.
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya meminta pemainnya untuk melupakan hasil pahit tersebut dan fokus untuk menatap laga lanjutan.
“Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” katanya.
Sejumlah catatan buruk dalam laga lawan Bhayangkaramenjadi perhatian pelatih asal Portugal tersebut. Termasuk pekerjaan rumah untuk memaksimalkan peluang menjadi gol.
Tavares meminta para pemain untuk menjaga semangat juang dalam bertanding agar bisa kembali ke tren positif secepatnya. Menurutnya, hasil minor bukan alasan untuk larut dalam kekecewaan, melainkan harus bisa bangkit.
“Para pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter. Dalam sepakbola, situasi seperti ini harus diterima dengan lapang dada,” ucapnya.
Saat ini, Persebaya masih tertahan di peringkat lima klasemen sementara Super League dengan raihan 35 poin, dari sembilan kali menang, delapan kali imbang, dan empat kali kalah.
Persebaya dibayang-bayangi oleh Persita Tangerang dan PSIM Yogyakarta yang sama-sama memiliki koleksi 32 poin, atau hanya terpaut tiga poin dari Persebaya.
Sedangkan jika dibandingkan dengan peringkat di atasnya, posisi empat yang diduduki oleh Malut United, Persebaya terpaut 5 poin. Skuad Bajul Ijo butuh poin lebih dari 40 untuk bisa merangsek naik ke empat besar Super League. (ris/saf/ham)










