Selasa, 17 Februari 2026

Flick Akui Pertahanan Barcelona Buruk Usai Kalah dari Girona

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
FC Barcelona kalah 1-2 dari Girona di Estadi Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB. Foto: FC Barcelona

Hansi Flick pelatih FC Barcelona mengakui timnya tampil jauh dari harapan saat takluk 1-2 dari Girona di Estadi Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Blaugrana setelah sebelumnya dihantam Atlético Madrid dengan skor telak 0-4 pada leg pertama semifinal Copa del Rey.

Flick secara terbuka mengkritik buruknya koordinasi lini belakang, terutama saat menghadapi transisi cepat Girona.

“Kami bertahan dengan sangat buruk, terutama dalam transisi. Kami tidak berada di posisi yang tepat dan kesulitan menahan serangan Girona. Kami membutuhkan lebih banyak kontrol dan lebih sedikit kesalahan. Di babak pertama kami memiliki lebih banyak peluang, tetapi kami harus menunjukkan keinginan untuk memenangkan pertandingan-pertandingan ini,” ujar Flick di laman resmi klub, Selasa (17/2/2026).

Pelatih asal Jerman itu menilai timnya tengah berada dalam fase sulit. Ia menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh, baik secara taktik maupun mental.

“Kami sedang tidak dalam kondisi baik. Kami sedang tidak dalam momen yang bagus. Sekarang kami punya waktu seminggu untuk bekerja, dan itulah yang akan kami lakukan. Kami akan berjuang untuk bangkit kembali dalam beberapa minggu mendatang dengan mentalitas yang berbeda dan level yang lebih tinggi. Berlatih dan bermain,” katanya.

Dilansir dari Antara, Flick juga menyesalkan kegagalan menjadikan laga kontra Girona sebagai momentum kebangkitan usai dipermalukan Atlético Madrid.

“Setelah kalah dari Atlético, kemenangan hari ini sangat penting, dan semua orang kecewa. Kami tidak bermain bagus. Saya tidak mau alasan. Kami harus bermain lebih baik,” tegasnya.

Barcelona sempat membuka keunggulan lewat sundulan bek muda Pau Cubarsí. Namun dominasi tersebut tak bertahan lama.

Girona bangkit melalui gol Thomas Lemar dan Fran Beltrán yang memastikan tiga poin bagi tuan rumah.

Kerapuhan lini belakang Barcelona terlihat jelas dalam skema serangan balik cepat Girona. Transisi negatif yang lambat membuat lini tengah dan pertahanan kerap kehilangan koordinasi.

Hasil ini membuat Barcelona gagal merebut puncak klasemen La Liga 2025/2026. Dari 24 pertandingan, Barcelona mengoleksi 58 poin dan tertahan di posisi kedua. Sementara itu, Girona naik ke peringkat ke-12 dengan 29 poin dari jumlah laga yang sama. (ant/lea/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 17 Februari 2026
28o
Kurs