Jelang memasuki bulan Ramadan, Persebaya Surabaya mulai melakukan penyesuaian program latihan untuk menjaga kondisi fisik pemain, agar tetap optimal di tengah kewajiban menjalankan ibadah puasa.
Dalam laga pertama di bulan puasa, Persebaya akan menjalani laga away melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Sabtu (21/2/2026) dengan kick off pukul 20.30 WIB.
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya mengatakan, intensitas latihan waktu Ramadan tidak bisa disamakan dengan hari biasa. Menurutnya, kondisi pemain yang tidak makan dan minum sepanjang hari harus menjadi pertimbangan utama tim pelatih.
“Kami harus menghormati kondisi pemain di bulan Ramadan. Jika pemain tidak makan dan tidak minum, intensitas latihan tentu tidak bisa terlalu tinggi,” katanya.
Program latihan di bulan Ramadan, kata dia, tidak terlalu menganggetkan bagi tim, karena Persebaya telah memiliki pengalaman menjalani kompetisi di bulan Ramadan pada musim-musim sebelumnya.
“Kami akan mencoba mengontrol hal ini agar tidak ada pemain yang mengalami cedera,” ujarnya.
Selain aspek fisik, Tavares menilai bahwa ramadan juga harus menjadi momentum untuk memperkuat mental dan karakter tim, terlebih Persebaya datang dengan hasil kurang maksimal di laga sebelumnya.
“Sebelumnya kami kalah di kandang, jadi motivasi kami harus lebih tinggi. Bagi saya, memulai pertandingan di bulan Ramadan dengan cara yang baik berarti bermain maksimal dari menit pertama sampai akhir,” ucapnya.
Menatap laga selanjutnya melawan Persijap Jepara, Tavares meminta anak asuhnya tetap waspada. Ia menilai kekalahan besar yang dialami Persijap di laga terakhir justru bisa meningkatkan motivasi mereka dalam mengamankan tiga poin.
“Jepara kalah 4-0 di pertandingan sebelumnya. Itu artinya motivasi mereka akan sangat tinggi. Kami harus berhati-hati dan tidak memberikan ruang seperti di pertandingan terakhir,” ucapnya.
Dengan penyesuaian latihan, pengelolaan kondisi pemain, serta evaluasi menyeluruh, pihaknya ingin Persebaya bisa tampil lebih solid dan meraih hasil positif di laga-laga selama bulan Ramadan.
Seperti diketahui, Persebaya saat ini berada di peringkat kelima klasemen Super League dengan koleksi 35 poin hasil dari sembilan kali menang, delapan kali imbang, dan empat kali kalah.
Sedangkan Persijap Jepara saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Super League dengan raihan total 15 poin, hasil dari empat kali menang, tiga kali imbang, dan 14 kali kalah. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
