Sabtu, 21 Februari 2026

Gerak Cepat Pendengar SS: Ibu yang Hilang dari Panti di Tropodo Langsung Ditemukan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Adim (kiri) pendengar Suara Surabaya saat mengantarkan Ibu Lani (tengah) ibu pendengar SS yang sempat hilang dari Panti Werdha di Tropodo, Waru, Sidoarjo, Foto: Abdul Addim via WA SS

Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam, Ibu Lani (59 tahun) yang sempat dilaporkan hilang oleh anaknya, Christin, salah satu pendengar Radio Suara Surabaya (SS) dari Panti Werdha Bakti Luhur, Tropodo, Kecamatan Waru Sidoarjo, berhasil ditemukan oleh pendengar SS lainnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/2/2026) pagi sekitar pukul 07.12 WIB, Christin, putri Ibu Lani melaporkan kehilangan ibunya itu. Ia menjelaskan bahwa sang ibu memiliki kondisi khusus (linglung) dan sedang dalam masa terapi pengobatan di Panti kawasan Tropodo Waru.

“Mama kondisinya linglung, pernah depresi dan obatnya belum berhenti sampai hari ini. Info dari suster panti keluar jam empat pagi tadi, satpam mengira suster lagi jalan pagi. Beliau keluar pakai kaos kuning dan celana abu-abu terang, tapi tidak pakai sandal,” lapor Christin waktu mengudara.

Christin juga menjelaskan bahwa sebelumnya, ibunya itu juga pernah hilang dari panti. Beruntung saat itu, Ibu Lany ditemukan oleh pendengar SS di kawasan pintu tol Juanda.

Mendapatkan informasi tersebut, tim Suara Surabaya langsung mengudarakan ciri-ciri Ibu Lani secara berulang agar terpantau oleh pendengar lainnya yang sedang berada di jalanan.

Selain di udara, informasi terkait Ibu Lani juga diposting melalui laman Facebook e100 Suara Surabaya untuk memperluas jangkauan pencarian di wilayah Sidoarjo, khususnya sekitaran Waru dan Juanda.

Tak lama kemudian, kurang dari satu jam, pendengar lainnya bernama Henry Widjaja melapor ke Suara Surabaya lewat Command Center Sidoarjo mengaku melihat seorang ibu dengan ciri-ciri yang persis sedang berjalan di depan RSAL Juanda.

“Tadi saya mendengarkan di SS kalau Ibu Christin kehilangan ibunya. Saya melihat ibunya ada di depan RSAL Juanda arah ke Terminal 2. Pakai kaos kuning, di belakangnya ada nomor 23,” lapor Henry sekitar pukul 07.55 WIB.

Informasi dari Henry yang dibacakan di udara oleh penyiar pun langsung direspons oleh Abdul Addim, pendengar SS lainnya yang kebetulan juga melintas di kawasan Juanda.

Saat memastikan bahwa sosok tersebut betul Ibu Lani yang dilaporkan hilang, ia langsung mengamankan ibu tersebut, mengajaknya masuk ke dalam mobil dan membawanya kembali ke panti di Tropodo sekitar pukul 08.06 WIB.

“Ini (Bu Lani) saya bawa. Kebetulan rumah saya Tropodo, jadi saya samperin tadi. Kondisinya santai saja, memang tidak pakai alas kaki. Ini langsung saya antarkan kembali ke Bakti Luhur Tropodo,” kata Abdul Addim saat melaporkan posisinya.

Mendengar kabar ibunya sudah ditemukan, Christin kembali menghubungi SS dengan nada lega. Ia langsung menyampaikan apresiasi kepada para pendengar yang telah membantu dan langsung meluncur menuju panti untuk menjemput sang ibu.

“Terima kasih banyak Pak Abdul Addim, terima kasih Suara Surabaya. Saya sekarang perjalanan mau ke panti, perjalanan sekitar 30 menit. Ketemu di sana nanti,” ucapnya.

Penjelasan Pihak Panti

Suster Kristina, perwakilan dari Panti Werdha Bakti Luhur, memberikan penjelasan mengenai kronologi keluarnya Ibu Lani. Ia menyebutkan bahwa saat kejadian, para suster sedang bersiap untuk ibadah pagi sehingga pengawasan sedikit terbagi.

“Jam 4 itu sudah pada mandi mau kebaktian. Satpam mengiranya suster yang jalan-jalan pagi, jadi tidak terpantau kalau ada pasien yang keluar. Ke depannya kami akan berikan nomor telepon di baju sebagai antisipasi karena beliau memang suka jalan-jalan sendiri,” bebernya.

Suster Kristina juga memastikan telah menegur pihak satpam yang bertugas, karena kecolongan Ibu Lani meninggalkan panti. “Sudah saya tegur, barangkali kalo ada orang tua saya suruh lihat (cek),” pungkas Suster Kristina. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 21 Februari 2026
33o
Kurs