Kementerian Perhubungan Rusia melaporkan pembatalan sekitar 109 penerbangan antara kota-kota di Rusia ke negara-negara Timur Tengah pada, Minggu (1/3/2026) malam waktu setempat.
Kementerian Perhubungan Rusia dalam keterangannya menyebut, maskapai Rusia membatalkan 38 penerbangan, sementara maskapai asing membatalkan 71 penerbangan.
“Sebagian besar penerbangan yang dibatalkan, yakni 86 persen, merupakan rute Rusia-Uni Emirat Arab,” kata Kementerian Perhubungan Rusia dalam sebuah pernyataannya yang dikutip Antara, Senin (2/3/2026).
Dengan dukungan Kementerian Perhubungan serta Rosaviatsia Badan Transportasi Udara Federal Rusia, maskapai Rusia dan asing terus melakukan penjadwalan ulang di tengah penutupan wilayah udara di Timur Tengah.
Kementerian tersebut juga mengatakan, panduan Rosaviatsia untuk rute pengalihan atau rute alternatif bagi maskapai Rusia berlaku hingga Rabu, 11 Maret 2026.
Sementara, untuk penerbangan ke Israel dan Iran masih dihentikan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.(ant/vve/bil/rid)
NOW ON AIR SSFM 100
