Senin, 9 Maret 2026

Presiden Lima Kali Rapat Kabinet Terbatas Bahas Pendidikan, Geopolitik hingga Kesiapan Mudik Lebaran

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Prabowo Presiden memimpin rapat kabinet terbatas di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). Foto: Biro Pers Setpres

Prabowo Subianto Presiden, hari Minggu (8/3/2026), menggelar serangkaian rapat bersama sejumlah Anggota Kabinet Merah Putih, di kediaman pribadinya yang ada di daerah Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet (Seskab) mengatakan, Presiden memimpin lima kali rapat dengan fokus pembahasan yang berbeda dari siang sampai malam hari.

“Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan beberapa Menteri Kabinet Merah Putih, di Hambalang,” ujarnya lewat keterangan tertulis.

Dalam rapat, RI 1 meminta laporan terbaru dari para pembantunya, terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis Pemerintah, baik di dalam negeri dan kaitannya dengan dinamika global.

Isu pertama yang dibahas yaitu perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang fokus pada penguatan bidang sains dan teknologi.

“Perkembangan pembangunan 10 kampus baru terkait di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) serta pendidikan kedokteran,” ucap Seskab.

Presiden, lanjut Teddy, mendengarkan laporan tentang upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri supaya mampu bersaing di tingkat global, serta memperluas kerja sama dengan universitas ternama dunia.

Lalu, Prabowo memonitor perkembangan program pendidikan mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.

Menurut Seskab, dari tahun 2022 waktu masih menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo rutin mengundang 20 sampai 40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia tiap tahunnya.

Sampai sekarang, mahasiswa dan mahasiswi asal Palestina di Indonesia jumlahnya mencapai hampir 200 orang.

Selanjutnya, Kepala Negara membahas perkembangan situasi geopolitik internasional, khususnya dinamika di kawasan Timur Tengah yang bisa berdampak pada kondisi global dan regional.

Selain isu pendidikan dan geopolitik, Prabowo juga meminta laporan kesiapan Pemerintah menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat.

“Kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang 10 hari menuju Hari Raya Idulfitri,” katanya.

Hadir dalam rangkaian rapat terbatas di Hambalang antara lain Brian Yuliarto Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Wakil Menteri Pertahanan, Anton Nugroho Rektor Universitas Pertahanan, dan Sigit Santosa Direktur Utama PT Pindad.

Seskab menyatakan, melalui rangkaian rapat strategis, Prabowo Presiden menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian demi optimalnya berbagai agenda prioritas nasional Pemerintah.

Mulai dari penguatan pendidikan dan penguasaan teknologi, respons terhadap dinamika geopolitik global, hingga kesiapan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.(rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 9 Maret 2026
32o
Kurs