Senin, 9 Maret 2026

Amerika Serikat Minta Diplomatnya Segera Tinggalkan Arab Saudi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kondisi Arab Saudi setelah menerima serangan dari Iran pada Kamis (5/3/2026). Foto: Reuters

Diplomat Amerika Serikat yang bertugas di Arab Saudi telah diperintahkan untuk meninggalkan Arab Saudi menyusul Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang menyadari meningkatnya risiko di kawasan Timur Tengah.

Sejak serangan AS-Israel pada 28 Februari, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk pertama kalinya memerintahkan diplomatnya wajib meninggalkan Arab Saudi. Status mandatory departure yang diberlakukan merupakan level evakuasi tertinggi bagi staf diplomatik karena alasan keamanan.

Menurut laporan yang dilansir dari Antara, perintah itu berlaku untuk pemerintah AS yang berada di ibu kota Riyadh, Jeddah, dan Dhahran.

Sebelum itu, para diplomat AS telah mengkritik pemerintahan Donald Trump karena menunda persiapan evakuasi warga AS yang berada di kawasan Timur Tengah.

Penundaan tersebut terjadi setelah terhitung selama beberapa minggu Amerika Serikat mengerahkan pasukan ke kawasan itu, di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman terbuka Washington terhadap Iran terkait kemungkinan perang.

Untuk diketahui, pada 28 Februari AS-Israel melayangkan serangan terhadap Iran yang menimbulkan eskalasi konflik karena menyebabkan kerusakan dan memakan banyak korban jiwa termasuk pemimpin tertinggi Iran. Hingga ketegangan meningkat karena Iran membalas serangan tersebut ke AS-Israel.(ant/mar/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 9 Maret 2026
32o
Kurs