Rivan A. Purwantono Direktur Utama Jasa Marga mengatakan sekitar 1,1 juta orang telah meninggalkan Jakarta pada Operasi Mudik 2026.
“Pada hari ini (17/3/2026) jam 22.00 WIB arus kendaraan keluar dari di Jakarta mencapai 1,1 juta. Sehingga memasuki angka 32 persen dari proyeksi, sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya,” ujar Rivan di kilometer 29 Tol Jakarta – Cikampek, Selasa (17/3/2026) tengah malam.
Katanya, angka tersebut dijadikan pertimbangan penerapan skema rekayasa lalu lintas one way sepenggal tahap 1, yang diterapkan kemarin (17/3/2026) jam 15.00 WIB dari KM 70 – KM 263.
“Kami pastikan dengan one way sepenggal tahap 1 ini, tidak hanya ruas yang akan disiapkan untuk one way, tapi juga rest area. Di jalur A dan B juga disiapkan untuk para pengemudi, untuk menggunakan selama bulan ini,” imbuhnya.
Sebelumnya puncak arus mudik 2026 di prediksi berlangsung Rabu (18/3/2026) dengan jumlah pemudik yang akan meninggalkan Ibu Kota Jakarta mencapai 3,5 juta. Lebih dari 50 persen mengarah ke Trans Jawa.
Sebelumnya Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan skema one way nasional akan diberlakukan sampai kilometer 414 tol Kalikangkung, Jawa Tengah pada 18 Maret 2026, pukul 12.00 WIB. Irjen Pol Agus Suryonugroho Kakorlantas Polri mengatakan penerapan one way nasional untuk melancarkan arus mudik 2026.
“Kami akan flag out one way nasional arus mudik dari kilometer 70 sampai 414 Kalikangkung, Jawa Tengah. Ini akan kami lakukan sehingga dengan rekayasa lalu lintas ini tentunya akan memperlancar arus yang menuju ke Trans Jawa,” kata Agus kepada awak media di Pelabuhan Merak, Banten Rabu (18/3/2026) dini hari.(lea/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
