Rabu, 8 April 2026

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Gencatan Senjata AS-Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Sebuah pompa minyak dan rig pengeboran di selatan Midland, Texas, Amerika Serikat pada 11 Juni 2025. Foto: Reuters

Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan antara 13 hingga 17 persen menyusul pengumuman gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.

Data perdagangan Rabu (8/7/2026) pagi menunjukkan dampak langsung dari kesepakatan tersebut terhadap pasar energi global.

Donald Trump Presiden AS mengumumkan pada Selasa (7/4/2026) malam bahwa ia menyetujui gencatan senjata bilateral dengan Iran.

Dalam pengumuman tersebut, Trump menekankan bahwa Iran berkomitmen untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi akses vital bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Dilansir dari Antara, dampaknya langsung terlihat di pasar: pada Rabu pukul 00.17 waktu setempat, harga minyak mentah Brent berjangka Juni turun 12,6 persen menjadi 91,92 dolar AS per barel (sekitar Rp1,56 juta), menandai pertama kalinya sejak 23 Maret Brent jatuh di bawah angka 92 dolar AS.

Sementara itu, minyak mentah WTI berjangka Mei merosot lebih tajam, sebesar 16,6 persen, menjadi 94,10 dolar AS per barel (sekitar Rp1,6 juta). Analis pasar menyebut penurunan harga ini sebagai respons pasar terhadap prospek stabilitas di Timur Tengah yang lebih tinggi akibat gencatan senjata dan jaminan keamanan pelayaran.

Gencatan senjata ini diyakini meringankan kekhawatiran investor global terhadap gangguan pasokan minyak, yang selama ini menjadi faktor utama fluktuasi harga di pasar internasional. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 8 April 2026
29o
Kurs