Jumat, 10 April 2026

Rusia Umumkan Gencatan Senjata dengan Ukraina Selama Perayaan Paskah

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Vladimir Putin Presiden Rusia. Foto: Kremlin

Vladimir Putin Presiden Rusia, pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, mengumumkan gencatan senjata dengan Ukraina selama 32 jam sehubungan dengan perayaan Paskah akhir pekan ini.

Dekrit presiden, yang dikeluarkan oleh Kremlin pada Kamis memerintahkan pasukan Rusia untuk mematuhi gencatan senjata mulai pukul 16.00 sore pada hari Sabtu, dan berlangsung hingga akhir hari Minggu (12/4/2026).

“Berdasarkan keputusan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, Vladimir Putin, sehubungan dengan perayaan Paskah Ortodoks (Kebangkitan Suci Kristus) yang akan datang, gencatan senjata diumumkan mulai pukul 16.00 pada 11 April hingga akhir hari pada 12 April 2026,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Selain itu, Andrey Belousov Menteri Pertahanan Rusia dan Valery Gerasimov Kepala Staf Umum telah diinstruksikan untuk menghentikan operasi tempur di semua lini selama periode ini.

“Pasukan harus bersiap untuk menanggapi kemungkinan provokasi dari pihak musuh, serta tindakan agresif apa pun yang dilakukannya. Kami berasumsi bahwa pihak Ukraina akan mengikuti contoh yang diberikan oleh Federasi Rusia,” demikian isi pernyataan.

Melalui pernyataan Kremlin, Rusia berharap Ukraina dapat mengikuti teladannya.

Sementara itu, Volodymyr Zelenskyy pada, Jumat (10/4/2026), mengatakan bahwa pihaknya siap mengambil “langkah-langkah simetris” menyusul pengumuman Rusia mengenai gencatan senjata Paskah, sambil mendesak Moskow agar tidak melanjutkan serangan setelah liburan tersebut.

Melalui unggahan X, Zelenskyy mengatakan bahwa Kyiv telah “berulang kali menyatakan” kesiapannya untuk mengambil langkah-langkah timbal balik dan menegaskan bahwa Ukraina akan bertindak sesuai dengan usulan gencatan senjatanya untuk periode Paskah.

Umat ​​Kristen Ortodoks, termasuk mereka yang berada di Rusia dan Ukraina, merayakan Paskah menggunakan kalender Julian, dengan Jumat Agung atau Jumat Suci pada tanggal 10 April dan perayaan kebangkitan besar pada hari Minggu, 12 April.

“Masyarakat membutuhkan Paskah yang bebas dari ancaman dan langkah nyata menuju perdamaian, dan Rusia pun memiliki kesempatan untuk tidak kembali melakukan serangan setelah Paskah,” kata Zelenskyy.(ily/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 10 April 2026
30o
Kurs