Iran menuntut pertanggungjawaban sekaligus ganti rugi kepada sejumlah negara Timur Tengah atas dugaan keterlibatan dalam operasi militer bersama Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan wilayah Teheran.
Dalam surat resmi yang dikirim kepada Antonio Guterres Sekretaris Jenderal PBB serta Jamal Fares Alrowaiei Presiden Dewan Keamanan PBB, Amir Saeid Iravani Duta Besar Iran untuk PBB menegaskan bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Yordania diduga telah melanggar hukum internasional.
Iran mengklaim bahwa negara-negara tersebut “telah melanggar kewajiban internasional mereka” dengan diduga memfasilitasi serangan AS-Israel terhadap Iran.
Oleh karena itu, Iran menyebut bahwa kelima negara tersebut harus bertanggung jawab dan membayar ganti rugi atas kerugian yang diderita selama perang.
Melansir dari Anadolu pada Selasa (14/4/2026), konflik regional semakin memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026 lalu, yang melukai dan menelan korban hingga ribuan jiwa.
Teheran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebelum gencatan senjata selama dua minggu diumumkan pekan lalu.
Delegasi Iran dan AS mengakhiri pembicaraan selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada Minggu (12/4/2026) pagi, tanpa mencapai kesepakatan. (ily/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
