Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengancam tidak akan membela Italia di tengah memburuknya hubungan kedua negara terkait perang Iran dan sikap Trump terhadap Paus Leo.
“Italia tidak ada untuk kita, kita juga takkan ada untuk mereka!” tulis Trump di platform Truth Social, Kamis (16/4/2026).
Giorgia Meloni Perdana Menteri Italia sebelumnya merupakan sekutu Trump, tetapi baru-baru ini ia terlihat berselisih dengan Trump di tengah perbedaan pandangan di antara sekutu NATO.
Pada Selasa lalu, Trump menyatakan sikap terkejut atas tindakan Giorgia Meloni PM Italia yang tak membantu AS dalam perang melawan Iran.
Pernyataan tersebut menyusul ungkapan kemarahan Meloni terhadap tindakan Trump kepada Paus Leo seraya berkata, “Tidak bisa diterima.”
“Dia tidak bisa diterima karena tak peduli bahwa Iran memiliki senjata nuklir dan bisa menghancurkan Italia dalam dua menit jika memiliki kesempatan,” balas Trump, merujuk pada Meloni.
Sebelumnya, Paus Leo menyuarakan solidaritas bagi warga Palestina di Gaza dan menentang perang AS-Israel terhadap Iran.
“Bisakah seseorang memberi tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata dalam dua bulan terakhir, dan bahwa Iran memiliki bom nuklir (yang) sama sekali tak bisa diterima,” demikian kata Trump.
Diduga karena itulah sebab sikap kecaman keras untuk Trump dari para tokoh oposisi Italia dan Meloni.
Melansir dari Antara, meski Paus Leo berasal dari AS, keberadaan Vatikan sebagai negara kecil di Roma serta dominasi Katolik di Italia membuat setiap serangan terhadap paus hampir terasa seperti serangan terhadap Italia.(ant/mar/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
