Polrestabes Surabaya mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) yang berlangsung di sejumlah titik di Kota Surabaya, Selasa (28/4/2026).
AKBP Creato Sonitehe Gulo Kabag Ops Polrestabes Surabaya mengatakan total menerjunkan 700 personel untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur yang dilalui massa.
“Kita melibatkan 700 personel untuk pengamanan jalur dan titik aksi oleh teman-teman ojol,” ujarnya mengudara di Radio Suara Surabaya, Selasa (28/4/2026).
Pengamanan dilakukan sejak pagi, seiring dimulainya aksi sekitar pukul 09.00 WIB. Massa aksi diketahui bergerak dari Bundaran Waru dan sempat melintas di sejumlah titik, seperti Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, sebelum menuju Kantor DPRD Jawa Timur.
Untuk titik utama di DPRD Jatim, polisi juga telah menyiapkan pengamanan khusus dengan menempatkan sekitar 200 personel.
“Untuk di DPRD Jatim sudah ada 200 personel pengamanan di sana,” jelasnya.
Selain pengamanan, kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui massa, termasuk di Jalan Raya Darmo, untuk meminimalisasi kepadatan kendaraan.
Gulo menambahkan, pihaknya juga berperan sebagai fasilitator agar aspirasi massa dapat tersampaikan dengan baik kepada pihak legislatif.
“Kita upayakan fasilitasi agar bisa berkomunikasi dengan DPR,” katanya.
Aksi unjuk rasa ini maksimal akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB, sesuai dengan ketentuan penyampaian pendapat di muka umum. (lta/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
