Selasa, 28 April 2026

Atasi Banjir Ketintang-Margorejo, Pemkot Surabaya Akan Bikin Saluran ke Kebon Agung

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya memberikan instruksi terkait penanganan banjir wilayah Ketintang-Margorejo di Rumah Pompa Margorejo, Selasa (28/4/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya akan membuatkan saluran baru menuju ke Kebon Agung untuk mengatasi banjir di kawasan Ketintang-Margorejo.

Setelah dilakukan pengecekan, Eri melihat bahwa saluran Kebon Agung dinilai kosong atau tidak difungsikan untuk buangan banjir.

“Kami sempat cek bahwa ada saluran yang kosong yaitu saluran Kebon Agung yang buangnya langsung ke Kali Surabaya,” katanya, dalam inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Pompa Margorejo, Selasa (28/4/2026).

Saluran Kebon Agung, lanjut Eri, akan digunakan untuk membawa aliran dari Karah dan dibuang ke Kali Surabaya. Sehingga, aliran air dari Karah terpecah dan tidak perlu lagi menuju ke Wonocolo.

“Makanya saya minta, nanti saluran di Wonocolo ini ditutup. Tapi, harus dibuatkan saluran untuk ke Kebon Agung. Karena seperti yang kita tahu, kalau saluran Wonocolo ditutup tanpa dibuatkan saluran baru, maka wilayah Gayungan dan Ketintang yang akan banjir,” ungkapnya.

Pemkot Surabaya juga akan memperbaiki elevasi di sekitar Margorejo agar saat hujan dengan intensitas tinggi, air tidak mengendap di sana. Karena menurut catatan Eri, endapan air terjadi juga disebabkan oleh elevasi jalan yang lebih rendah.

“Sehingga nanti saya juga minta agar saat pengerjaan elevasi dilakukan, Lurah atau Camat setempat jangan diam saja, tapi juga ikut perhitungan elevasi. Mau nanti pengerjaannya pakai statoon, theodolit, atau waterpass, mereka harus tahu,” ungkapnya.

Eri menegaskan bahwa penanganan banjir ini harus menjadi perhatian semua pihak, khususnya lurah dan camat setempat sebagai penguasa wilayah.

“Saya nggak mungkin jadi wali kota terus. Sehingga saya ingin lurah dan camat juga paham jadi bisa meneruskan ke bawah. Kalau nggak gitu, mau ganti wali kota berapa kali pun, masalahnya akan tetap sama.

Adapun pengerjaan penanganan banjir kawasan Ketintang-Margorejo ditarget Pemkot Surabaya selesai pada Oktober 2026.(kir/lta/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 28 April 2026
30o
Kurs