Selasa, 16 Juni 2026

Gaji dan TPP ke-13 ASN Pemprov Jatim Cair Secara Bertahap

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Mohammad Yasin Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Senin (15/6/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan telah mencairkan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) berserta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 yang hampir rampung sepenuhnya.

Mohammad Yasin Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim menjelaskan proses pencairan tersebut mulai dilakukan sejak 2 Juni secara bertahap melalui dua komponen utama.

“Ini kita sudah mencairkan gaji ke-13, memang dilakukan bertahap. Yang pertama adalah gaji ke-13, yang kedua adalah TPP ke-13,” kata Yasin dikonfirmasi, Selasa (16/5/2026).

Yasin menambahkan, mekanisme pengajuan anggaran TPP tersebut sangat bergantung pada ketepatan administrasi setiap pemerintah daerah. Sebab besaran TPP ke-13 dihitung berdasarkan nominal yang diterima ASN pada bulan Mei sebelumnya.

“Sehingga setelah TPP perangkat daerah itu cair, maka kemudian bisa mengajukan gaji dan TPP ke-13. Tapi hampir sudah 100 persen semua perangkat daerah cair,” jelasnya.

Selain menyampaikan kabar terkait gaji ke-13 ASN, Yasin juga membeber hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI yang dihadiri Wakil Gubernur Jatim terkait pembahasan soal kesulitan pemda dalam memenuhi ketentuan mandatory spending.

Berdasarkan aturan, pemda wajib membatasi belanja pegawai maksimal sebesar 30 persen dari total APBD. Di Jawa Timur sendiri, mayoritas daerah masih kesulitan memenuhi target tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan KemenPAN-RB tengah merumuskan kebijakan baru supaya memberi relaksasi bagi pemda untuk menyesuaikan anggaran.

“Akan melakukan regulasi yang bisa membuat relaksasi pemberlakuan ketentuan ini. Januari 2027 kemungkinan akan ada relaksasi, sehingga bagi daerah yang memang betul-betul belum mampu masih diberikan toleransi perpanjangan untuk penyesuaian kemampuan anggaran,” tandas Yasin.(wld/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 16 Juni 2026
32o
Kurs