Prabowo Subianto Presiden RI menyatakan akan meresmikan Museum Perjuangan Buruh “Marsinah” di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dalam waktu dekat pada bulan ini.
Rencana itu disampaikan Presiden dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5/2026).
“Dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” kata Prabowo seperti dipantau dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat.
Menurutnya, pembangunan museum ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan buruh di Indonesia, sekaligus pengakuan atas jasa Marsinah yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Adapun peringatan May Day 2026 di Monas dihadiri puluhan ribu buruh dari berbagai daerah, serta dihadiri pimpinan serikat pekerja dan sejumlah pejabat pemerintah. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperjuangkan kesejahteraan buruh dan rakyat Indonesia.
Untuk diketahui, Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nganjuk, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai aktivis buruh yang vokal memperjuangkan hak-hak pekerja saat bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS).
Tapi, ia diculik dan dibunuh pada 8 Mei 1993. Hal itulah yang menjadikannya simbol perlawanan terhadap ketidakadilan di era Orde Baru. Atas perjuangannya, Marsinah menerima Penghargaan Yap Thiam Hien pada 1993.
Lalu, pada 10 November 2025 lalu, Prabowo Subianto Presiden secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, menjadikannya sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. (bil/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

