Sabtu, 2 Mei 2026

Kejurda Finswimming Jatim 2026 di Lumajang Dorong Pemerataan Atlet dan Ekonomi Daerah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Pengprov POSSI Jawa Timur (Jatim) menggelar Kejurda Finswimming 2026 pada 8–10 Mei di Kabupaten Lumajang. Foto: Humas POSSI Jatim

Kejurda Finswimming Jawa Timur 2026 yang akan digelar pada 8–10 Mei di Kabupaten Lumajang, menjadi momentum penting dalam pemerataan pembinaan atlet sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Selama ini, proses pembinaan atlet cenderung berpusat di kota-kota besar. Kondisi tersebut membuat potensi atlet dari daerah belum tergarap maksimal.

Melalui Kejurda ini, POSSI Jatim berupaya mengubah pola tersebut dengan memperluas jangkauan pembinaan hingga ke berbagai daerah.

Mirza Muttaqien Ketua Umum POSSI Jatim menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki tujuan strategis yang lebih luas daripada sekadar kompetisi.

“Kejurda Finswimming bukan sekadar lomba. Ini bagian dari pembinaan. Kami ingin memastikan atlet tidak hanya lahir dari pusat-pusat tertentu, tetapi juga tumbuh dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ujar Mirza dalam keterangan resminya, Sabtu (2/5/2026).

Pendekatan ini menandai pergeseran penting dalam sistem pembinaan olahraga selam di Jawa Timur. Kejurda kini tidak lagi dipandang sebagai agenda rutin tahunan, melainkan sebagai bagian dari ekosistem pembinaan berkelanjutan yang terarah dan terukur.

Selain aspek olahraga, Kejurda ini diharapkan membawa dampak ekonomi bagi Kabupaten Lumajang. Kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan official diperkirakan akan mendorong aktivitas sektor penginapan, kuliner, hingga transportasi lokal.

“Ini bukan hanya soal prestasi. Ada pergerakan ekonomi, ada aktivitas daerah, dan ada semangat baru dalam pembinaan,” kata Mirza menambahkan.

Bagi atlet muda, kejuaraan ini menjadi peluang penting untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi. Terlebih bagi mereka yang selama ini berlatih dengan keterbatasan fasilitas di daerah.

Kejurda ini memberikan ruang yang setara bagi seluruh atlet untuk tampil dan bersaing, sekaligus menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan di masing-masing daerah.

Pada akhirnya, Kejurda Finswimming Jawa Timur 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi daerah dalam mencetak atlet potensial masa depan.

“Dari Lumajang, kita ingin menyiapkan juara masa depan Jawa Timur,” pungkas Mirza. (saf/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Sabtu, 2 Mei 2026
30o
Kurs