Selasa, 16 Juni 2026

Evaluasi Usai Makan Korban Jiwa, Wali Kota Surabaya Hentikan Sementara Pengerukan Proyek Box Culvert

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan jajaran mengecek proyek pengerukan jalan di Jalan Panjang Jiwo Surabaya, Selasa (16/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengevaluasi total pengerukan jalan proyek box culvert dengan menghentikan sementara pengerjaan, setelah korban jiwa meninggal tercebur pada Jumat (12/6/2026).

Instruksi ini disampaikan usai inspeksi mendadak (sidak) proyek galian Margorejo, tempat korban lansia perempuan dan suaminya terjatuh, lalu proyek lain di Jalan Panjang Jiwo.

“Jadi semua proyek pekerjaan box culvert yang ada di jalan, yang dia melakukan pengerukan jalan, ini kan fungsinya untuk pencegahan banjir, itu saya minta untuk dihentikan semuanya. Dilakukan evaluasi untuk melakukan pengamanan-pengamanan terhadap pengerukan-pengerukan yang ada di Kota Surabaya. Seluruh proyek box culvert,” tegasnya, Selasa (16/6/2026).

Ia memberi waktu jajaran pemkot hingga pimpinan proyek untuk mengevaluasi yang sudah berjalan.

“Maka disepakati, ditentukan, setiap yang ada pengerukan, saya enggak mau lagi ada dikeruk panjang itu enggak mau. Maka pengerukannya itu berapa meter, selesai, ditutup, baru gerak lagi, gerak lagi, gerak lagi,” ungkapnya.

Ia minta semua pihak memastikan penanda di setiap proyek pengerukan termasuk tiang lampu rotary.

“Kalau hanya mengandalkan tiang PJU, enggak kelihatan. Komponen kayak di tengah-tengah jalan ini, bisa ketabrak ini orang-orang kalau enggak kelihatan,” bebernya.

Ia juga minta peletakan box culvert dievaluasi, di lokasi yang terlihat dan diberi tanda. Termasuk memastikan jalan kembali diaspal mulus setelah pengerjaan.

“Yang keempat adalah evaluasi untuk pekerjaan yang sudah selesai. Apa pekerjaan yang sudah selesai? Maka ketika ada manhole, maka manhole-nya ini jangan terlalu dekat. Dan yang kedua, setiap manhole itu harus ada frame-nya. Maka ketika ada frame-nya, setelah itu diaspal, rata sampai penghabisan jalan. Sehingga jalan ini rata, bisa enak dilewati lagi,” ungkapnya.

Proyek pengerukan jalan di Jalan Panjang Jiwo Surabaya, Selasa (16/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Ia memberi waktu evaluasi ini sampai Kamis (18/6/2026) akan dicek lagi ke lapangan. Jika masih ada kekurangan, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya dan pimpinan proyek akan dicopot.

“Jadi saya bilang, selama Rabu, Kamis besok, saya Kamis akan cek lagi. Kalau itu masih terjadi, saya langsung copot kepala dinasnya, saya copot pimpronya,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang lansia perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya tercebur ke dalam galian gorong-gorong Jalan Margorejo Indah, tepatnya depan Plasa Marina, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (12/6/2026) malam.

LE dikabarkan meninggal dunia di tempat, sementara EP yang mengalami luka-luka dan tidak sadar langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.(lta/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 16 Juni 2026
28o
Kurs