Kamis, 7 Mei 2026

40 Persen Pekerja Industri Event Terancam Kena PHK Imbas Efisiensi Pemerintah

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Lukman Sadaya Ketua Backstagers Jatim. Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Lukman Sadaya Ketua Backstagers Jatim menyebut, pelaku industri event terancam kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan Pemerintah.

Ancaman PHK itu, kata Lukman, karena penurunan event di Jawa Timur pada kuartal I 2026 sudah mencapai 60 persen dibandingkan tahun lalu.

Pada tahun 2025, sudah ada pengurangan di setiap perusahaan sebanyak 20-30 pekerja.

“Kalau terus akan dibiarkan seperti ini tidak ada policy atau stimulus dari Pemerintah, ini bisa jadi akan naik sekitar 30 sampai 40 persen lagi dari seluruh total average yang ada di data kami,” ungkapnya.

Data itu, lanjutnya, baru pekerja in house. Sementara, freelancer yang jumlahnya di Jawa Timur mencapai 12 ribuan orang juga terancam non job.

Kalau kondisi ini masih berkepanjangan, PHK akan terjadi pada kuartal II 2026.

“Mudah-mudahan dari industri kreatif ini terutama di industri event kami tidak mati dalam tanda kutip ya, industri ini tidak mati dan kami terus berjuang untuk industri ini terus eksis,” tandasnya. (lta/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 7 Mei 2026
29o
Kurs