Jumat, 8 Mei 2026

Festival Rujak Uleg 2026 Angkat Tema Piala Dunia, Siap Diramaikan 500 Peserta

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Herry Purwadi Plt Kepala Disbudporapar Kota Surabaya saat On Air di ruangan siaran dalam program Semanggi Suroboyo ini soal Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Jumat (8/5/2026). Foto: Fauzan Mg suarasurabaya.net

Bulan Mei kembali menjadi momen spesial bagi warga Kota Surabaya yang tahun ini merayakan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Sejumlah agenda besar disiapkan Pemkot Surabaya, salah satunya Festival Rujak Uleg 2026 yang akan digelar pada, Sabtu (9/5/2026) besok, di Surabaya Expo Center (SEC).

Herry Purwadi Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya mengatakan, Festival Rujak Uleg tahun ini kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, yang merupakan kurasi event daerah terbaik dari Kementerian Pariwisata.

Festival Rujak Uleg yang memasuki tahun ke-21 itu mengusung tema euforia Piala Dunia 2026 dan akan dimulai pukul 18.00 WIB dengan melibatkan sekitar 500 peserta.

“Tahun ini kita kebetulan kan akan menuju ke Piala Dunia ya. Jadi kita temanya euforianya Piala Dunia. Di situ kita menggambarkan nanti itu mungkin nanti Cak Eri (Wali Kota) juga akan menggunakan jersey, kemudian para pesertanya itu juga akan menggunakan yang kostumnya untuk dikreasikan menjadi sesuatu yang menarik yang berkaitan dengan bola,” kata Herry Purwadi saat mengisi program Talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (8/5/2026).

Peserta berkostum pewayangan ikut meriahkan Festival Rujak Uleg di Surabaya Expo Center, Sabtu (17/5/2025). Foto: Dokumen suarasurabaya.net

Selain lomba menguleg rujak, festival tahun ini juga akan diramaikan lomba fashion show bertema sepak bola. Menurut Herry, kreativitas peserta menjadi salah satu daya tarik utama dalam event tahunan tersebut.

“Karena kita juga ingin enggak hanya sekedar datang terus nguleg, tetapi kita ingin menunjukkan juga kreativitas dari para peserta. Karena itu nanti juga ada penilaian the best the best costume untuk fashion show bagaimana kreativitas mereka untuk menampilkan di festival rujak ulek tersebut yang bertema bola,” bebernya.

Festival Rujak Uleg menjadi salah satu agenda budaya ikonik Kota Surabaya yang rutin digelar setiap perayaan HJKS. Event ini juga selalu menarik perhatian wisatawan dan masyarakat karena memadukan kuliner tradisional dengan kreativitas khas warga Kota Pahlawan.

Lebih lanjut, Herry menjelaskan alasan Pemkot Surabaya terus menyelenggarakan Festival Rujak Uleg hingga ke-21 tahun ini karena acara itu merupakan warisan budaya tak benda.

“Karena (Festival Rujak Uleg) itu juga merupakan makanan khas yang sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda di Kota Surabaya, sehingga kita wajib untuk melestarikan,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, ada semangat gotong royong sesuai semangat Arek Suroboyo yang harus dijaga. “Dari daerah-daerah lain kita juga undang. Karena di situ isinya bermacam-macam menggambarkan bahwa di Kota Surabaya itu sangat heterogen, baik segi kultur budayanya, dari agamanya, semua menjadi satu di situ,” pungkasnya. (bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 8 Mei 2026
33o
Kurs