Rabu, 8 Juli 2026

Menlu RI Konfirmasi Pembebasan Sembilan WNI yang Sempat Diculik Israel

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Sugiono Menlu ketika memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: Setpres

Sugiono Menteri Luar Negeri (Menlu) RI mengonfirmasi sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditangkap dan diculik Militer Israel, sudah dibebaskan.

Sekarang, sembilan WNI yang tergabung dalam relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 itu, dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki.

Dalam keterangannya, hari ini, Kamis (21/5/2026), di Jakarta, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas peran aktif, serta dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan WNI.

Dia bilang, hasil positif itu merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif.

“Kemlu RI telah mengoptimalkan seluruh kanal diplomatik yang tersedia, termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul, serta menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh Warga Negara Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menlu RI menyampaikan kecaman Pemerintah Indonesia atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan kemanusiaan selama masa penahanan.

Menurutnya, tindakan merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

Sugiono menambahkan, Pemerintah Indonesia terus mengawal proses pemulangan WNI sampai semuanya tiba di Tanah Air dengan selamat.

Sekadar informasi, sembilan WNI yang sempat jadi tahanan Militer Israel terdiri dari lima aktivis dan empat jurnalis yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia.

Mereka adalah bagian dari 426 relawan asal 39 negara yang mengikuti pelayaran kemanusiaan menuju Gaza menggunakan 54 kapal laut.

Puluhan kapal tersebut berangkat dari Spanyol tanggal 12 April 2026, dan sempat singgah di Turki, lalu melanjutkan perjalanan menuju Gaza.

Di tengah perjalanan, Militer Israel melakukan intersepsi di perairan internasional sekitar 463 kilometer dari pesisir Gaza. (rid/bil)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 8 Juli 2026
24o
Kurs