Senin, 13 Juli 2026

Salat Iduladha di Jalan Pahlawan Surabaya Berlangsung Khusyuk di Tengah Cuaca Mendung

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Para jemaah Muhammadiyah yang datang untuk salat Iduladha di Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (27/5/2026). Foto: Rafi’ Ermawan Mg suarasurabaya.net

Ribuan warga persyarikatan Muhammadiyah Surabaya melangsungkan salat Iduladha 1447 Hijriah di Jalan Pahlawan, Bubutan, Surabaya pada Rabu (27/5/2026) pagi.

Sejak sekitar pukul 05.00 WIB, kawasan Jalan Pahlawan mulai dipadati jemaah. Mereka datang dengan membawa perlengkapan salat seperti sajadah dan alas ibadah, lalu menempati area yang telah disiapkan panitia.

Barisan jemaah membentang memenuhi ruas Jalan Pahlawan dengan latar kawasan bersejarah Kota Pahlawan. Situasi berlangsung tertib dan khidmat sejak lantunan takbir berkumandang hingga pelaksanaan salat Id dimulai.

Petugas panitia bersama unsur pengamanan juga terlihat mengatur arus kedatangan jemaah, memastikan penataan saf salat diisi rapi

Pelaksanaan salat Iduladha tahun ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, seiring perayaan Iduladha Muhammadiyah juga bertepatan dengan pemerintah. Sisa-sisa mendung bekas hujan semalam juga menambah kesejukan di hari raya ini.

Dalam salat Iduladha 1447 Hijriaah di Jalan Pahlawan ini, khatib diisi oleh Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang menekankan pentingnya menghilangkan sifat hewani dalam diri manusia.

“Dengan Iduladha, kita berupaya mengembalikan yang fitrah, kebaikan, dan tentu harus dilakukan dengan menyembelih sifat hewani,” ucapnya.

Sifat-sifat hewani yang harus dihilangkan dalam diri manusia, yakni sifat tidak punya malu, serakah, rakus, marah, hingga suka mengumbar aurat.

Ia menegaskan, sembari menghilangkan berbagai sifat buruk tersebut juga perlu memupuk sifat-sifat kebaikan untuk meningkatkan takwa dalam diri manusia, seperti sabar, jujur, dermawan, hingga memiliki empati.

“Jika sifat takwa dominan, maka akan lahir individu yang damai,” ujarnya.

“Itulah Iduldha, yang juga disebut sebagai hari raya kurban, yang menunjukkan ketaatan, sebagaimana Nabi Ibrahim AS,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Iduladha 1447 Hijriah ini, selain digelar di Jalan Pahlawan Surabaya juga diadakan di sejumlah titik di Surabaya dengan total 105 titik.

M. Ridlwan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya mengatakan, pelaksanaan salat Iduladha Muhammadiyah tersebar di lapangan terbuka di berbagai wilayah Surabaya.

“Ini memang ciri khasnya Muhammadiyah itu untuk syiar salat Iduladha ini di lapangan, di jalan, mungkin juga di halaman-halaman masjid, halaman perkantoran, dan sebagainya,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
30o
Kurs