Sabtu, 6 Juni 2026

Kemenkeu Akan Evaluasi Seluruh Belanja Kementerian Lembaga Akhir Juni 2026

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan saat Konferensi Per APBN KiTa di kantor Kementerian Keuangan, Jumat (5/6/2026). Foto Lea Citra suarasurabaya.net

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengevaluasi seluruh belanja dari kementerian dan lembaga pada akhir bulan ini. Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu mengatakan evaluasi penting untuk menjaga pengelolaan dan kesinambungan fiskal dari sisi pemerintah.

“Nanti akhir Juni kita evaluasi lagi semua belanja pemerintah kementerian lembaga, semua pembelinya kita. Dan kita kalau perlu kita adjust (nilai) ke atas atau ke bawah uang yang kita bisa transfer ke ke ke perekonomian,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di kantor Kemenkeu, Jumat (6/6/2026).

Sementara itu, Purbaya memastikan penggunaan anggaran hingga akhir Mei 2026 berjalan optimal, di mana APBN digunakan sebagai shock absorber (peredam kejut) dan penggerak ekonomi.

“Pendapatan negara tumbuh kuat sementara belanja negara tetap ekspansif untuk melindungi masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi nasional. Pasar keuangan dan kepercayaan investor tetap terjaga kata saya,” ungkapnya.

Purbaya juga menekankan, pertumbuhan ekonomi berjalan dengan cepat karena pemerintah mengelola fiskal dengan hati-hati dan bijak.

“Jadi, pertumbuhan ekonomi cepat bukan karena kita mengorbankan fiskal, tapi karena kita di bawah pimpinan pak Presiden bisa memastikan seluruh belanja fiskal dijalankan dengan efisien dan efektif. Sehingga dengan uang yang sama pertumbuhan ekonomi yang diciptakan lebih cepat,” katanya.

Ia mengatakan, Prabowo Subianto Presiden terus mendorong tata kelola anggaran dengan baik. Sehingga perbaikan ekonomi bisa terus didorong ke depan, dan defisit juga dijaga di bawah 3 persen.

“Kepimpinan yang tegas sehingga semua kebijakan bisa dijalankan dengan baik. Jadi ini semua dikoordinasi di orkestrasi dari istana oleh bapak Presiden. Sehingga orang berspekulasi, Oh, gara-gara itu jadi oh pasti angkanya palsu. Tidak, kita sekarang lebih efisien dan efektif dibandingkan sebelumnya,” pungkasnya.(lea/bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Sabtu, 6 Juni 2026
31o
Kurs