Memasuki penyelenggaraan ke-12 pada 2026, Bromo KOM kembali menarik sekitar 1.000 pesepeda dari berbagai daerah dan negara.
Ajang yang dikenal luas sebagai “naik hajinya cyclist” tersebut berhasil menghimpun peserta dari 319 komunitas, 121 kota, 26 provinsi, serta 14 negara.
Kehadiran peserta internasional dari Australia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Jepang, Rusia, Malaysia, Filipina, Kolombia, Timor Leste, dan Indonesia semakin mempertegas status Bromo KOM sebagai event sepeda berkelas internasional.
Digelar pada Sabtu (6/6/2026), para peserta menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer dari Mapolda Jawa Timur di Surabaya menuju garis finis di Pendopo Desa Wonokitri, kawasan Bromo, Kabupaten Pasuruan.
Irjen Pol. Nanang Avianto Kapolda Jawa Timur berharap Bromo KOM terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai daerah maupun negara.
“Semoga tiap tahun lebih baik dan lebih banyak pesertanya dari berbagai daerah dan negara,” ujar Nanang yang turut ambil bagian sebagai road captain.
Menurutnya, Bromo KOM telah menjelma menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Event ini menjadi salah satu instrumen sport tourism yang mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Apresiasi serupa disampaikan Rusdi Sutejo Bupati Pasuruan. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan Bromo KOM selama lebih dari satu dekade telah membawa manfaat nyata bagi Kabupaten Pasuruan.
“Saya mewakili Pemkab dan warga Kabupaten Pasuruan tentu berterima kasih event ini konsisten digelar. Di mana dampak positifnya telah kami rasakan selama ini, terutama untuk sektor pariwisata,” kata Rusdi.
Sementara itu, Azrul Ananda founder Mainsepeda menyebut, keberlangsungan Bromo KOM tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Polda Jawa Timur.
Azrul juga mengapresiasi loyalitas para pesepeda yang menjadikan Bromo KOM sebagai agenda wajib dalam kalender olahraga mereka setiap tahun.
“Terima kasih menjadikan Bromo KOM sebagai event sepeda dengan jumlah peserta terbanyak,” ujarnya.
Sementara itu, pada tahun ini Bromo KOM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara. Untuk mendukung perayaan tersebut, panitia menghadirkan kategori khusus TNI dan Polri yang dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni Men 39 and Under serta Men 40 and Up. (saf/iss)








