Jonatan Christie tunggal putra Indonesia memastikan satu tempat di final Indonesia Open 2026 usai mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul asal Thailand, Sabtu (6/6/2026).
Bertanding di hadapan publik sendiri, Jonatan sempat kesulitan mengembangkan permainan pada gim pertama dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16-21. Namun, ia berhasil bangkit pada dua gim berikutnya dan menutup laga dengan kemenangan 21-10, 21-12.
Kemenangan ini sekaligus menambah satu wakil Indonesia di partai puncak turnamen bergengsi tersebut.
Di sektor ganda putra, Indonesia juga sudah memastikan satu tiket final, yang akan diperebutkan oleh dua pasangan sesama Merah Putih, yakni Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani.
Jonatan mengakui pertandingan berjalan tidak mudah, terutama karena kondisi shuttlecock yang berbeda dari laga sebelumnya.
“Bersyukur, puji Tuhan bisa melaju ke babak final setelah permainan yang cukup menegangkan karena kondisi bola cukup berbeda dibanding sebelumnya. Hari ini shuttlecock sangat cepat dan ini cukup menguntungkan lawan karena dia pemain menyerang, smash-nya sangat kencang,” ujar Jonatan.
Ia menambahkan, pada gim pertama dirinya belum mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut sehingga banyak kehilangan poin. Namun, perubahan strategi pada gim kedua menjadi kunci kebangkitan.
“Tadi pertama saya kurang mengantisipasi hal ini, sehingga banyak poin yang lawan dapatkan. Di gim kedua saya coba bermain lebih agresif, dan puji Tuhan bisa keluar dari tekanan,” katanya.
Bagi Jonatan, keberhasilan menembus final Indonesia Open tahun ini menjadi pencapaian istimewa. Ini merupakan kali pertama ia mencapai partai puncak di turnamen tersebut setelah penantian panjang.
“Ini final pertama saya di Indonesia Open dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya. Saya menunggu momen ini cukup lama,” ucapnya.
Di partai final, Jonatan akan menghadapi Victor Lai asal Kanada yang lebih dulu memastikan tiket final setelah menyingkirkan Chou Tien Chen (Taiwan) lewat pertarungan tiga gim ketat 21-19, 19-21, 21-19.
Jonatan menilai Victor sebagai lawan muda dengan karakter permainan cepat dan daya juang tinggi, yang perlu diwaspadai.
“Victor adalah pemain muda ketiga yang saya hadapi di turnamen ini. Pemain muda punya speed, ketahanan, dan semangat yang cukup tinggi. Itu yang perlu diantisipasi,” jelasnya. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

