Minggu, 7 Juni 2026

Dispendukcapil Surabaya Target Aktivasi IKD Minimal 40 Persen pada 2026

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Irvan Wahyudrajad Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya di Surabaya, pada Minggu (7/6/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya menargetkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) minimal 40 persen dari total warga wajib rekam pada tahun 2026.

Irvan Wahyudrajad Kepala Dispendukcapil Surabaya mengatakan, saat ini capaian aktivasi IKD di Surabaya telah mencapai lebih dari 32 persen dari sekitar 2,3 juta penduduk wajib rekam. Angka tersebut masih terus didorong agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan tahun ini.

“Dari wajib rekam 2,3 juta sekian, kita sudah 32 lebih persen. Tahun ini minimal 40 persen target IKD bagi warga Kota Surabaya yang wajib rekam,” katanya ditemui di Car Free Day (CFD) Taman Bungkul Surabaya, Minggu (7/6/2026).

Dispendukcapil saat ini melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat pencapaian target tersebut, salah satunya dengan membuka layanan aktivasi IKD secara rutin setiap Minggu, salah satunya di CFD Taman Bungkul.

Irvan mengajak seluruh warga Surabaya berusia 17 tahun ke atas yang telah memiliki KTP elektronik dan smartphone untuk segera melakukan aktivasi IKD, karena menurutnya, digitalisasi identitas kependudukan akan semakin penting dalam berbagai layanan publik di masa mendatang.

Irvan menjelaskan, IKD merupakan versi digital dari dokumen kependudukan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat karena berbagai dokumen penting dapat diakses melalui satu perangkat smartphone.

“Semua dokumen kependudukan ada di situ. Jadi warga tidak perlu khawatir hilang, digandakan, dipalsukan, dan sebagainya,” ujarnya.

Ke depan, lanjut dia, berbagai program pemerintah akan terintegrasi dengan dokumen kependudukan digital, mulai dari layanan perlindungan sosial, sektor perbankan, penyaluran bantuan sosial, hingga layanan yang berkaitan dengan energi.

“Dalam rangka mewujudkan kota cerdas, berbagai program pemerintah nantinya akan dikaitkan dengan identitas kependudukan digital. Karena itu kami mengajak warga yang belum memiliki IKD untuk segera melakukan aktivasi,” ujarnya.

Seperti diketahui, selain di Taman Bungkul, layanan aktivasi IKD juga tersedia setiap hari kerja di kantor kelurahan, kecamatan, Sentra Pelayanan Publik di Ngagel Rejo, Pakal, Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), hingga Mal Pelayanan Publik Siola.(ris/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Minggu, 7 Juni 2026
31o
Kurs