Selasa, 9 Juni 2026
43 Tahun Suara Surabaya

Silaturahmi dengan Pendengar yang Lapor SS Saat Kehilangan Ibunya di Tanah Suci

Laporan oleh Keumala Fauzan Andini
Bagikan
Ajib Syahrian Nor (kiri) dan Keumala F. Andini (kanan) dua penyiar Suara Surabaya menyerahkan apresiasi untuk Basori yang melaporkan kehilangan ibunya saat beribadah di Tanah Suci. Foto: Suara Surabaya

Pendengar dan pelapor ke Radio Suara Surabaya, tidak terbatas hanya di dalam Kota Surabaya saja. Saat berada di luar negeri, masih banyak Kawan yang berbagi informasi ke Suara Surabaya, bahkan saat membutuhkan pertolongan. Termasuk Basori, pendengar Suara Surabaya yang pada 20 Januari 2026, menjalankan ibadah umroh bersama keluarganya.

Tim Suara Surabaya berkunjung ke rumah Basori di Taman, Sidoarjo, 8 Juni 2026, untuk mendengar kembali secara langsung, kisah Basori kala itu.

Baru sampai hotel di Mekkah, Basori bersama keluarga dan rombongan langsung berencana melakukan ibadah. Saat sedang berjalan bersama keluar hotel, ibu mertua Basori mengaku lelah dan ingin beristirahat.

Akhirnya Pak Basori melanjutkan perjalanan sambil mendorong kursi roda ayah mertuanya, dan berpesan pada ibu mertua untuk menunggu di lokasi.

Sayangnya saat Basori kembali ke lokasi itu, ibu mertuanya sudah tidak terlihat. Basori teringat untuk menghubungi Suara Surabaya dalam upaya mencari ibunya.

“Waktu itu penyiar langsung merespon, saya diberi semangat, supaya tetap berdoa dan mencari. Pendengar-pendengar lain dan teman-teman saya yang mendengar Suara Surabaya juga menghubungi saya. Mereka ikut mendoakan dan menyemangati saya, terus mencari ibu saya sampai bisa ketemu,” cerita Basori saat kami temui malam itu.

Delapan jam mencari tanpa hasil, ibu mertua Basori ditemukan sudah berjalan jauh dari hotel. Seorang jamaah asal Bengkulu menemukan ibu mertuanya, dan melihat ID Card yang dipakai, untuk mengetahui hotel tempat ibu itu menginap.

Sesudah kembali berkumpul dengan ibu mertuanya, ujian ibadah umroh untuk Basori ternyata belum usai. Basori dan rombongan dihadapkan dengan kendala logistik dan akomodasi, yang belum disediakan penuh oleh travel. Basori kembali menghubungi Suara Surabaya dan dibantu terhubung dengan pemilik travel juga KJRI Jeddah.

Dengan koordinasi dan pengawalan dari KJRI, Basori dan keluarga bisa menyelesaikan ibadah umroh sampai kembali ke Tanah Air. Jelang HUT ke-43 Suara Surabaya, Basori yang sekarang beraktivitas sebagai sopir taksi online, memberikan harapan untuk radio yang didengarnya sehari-hari.

“Ke depan Suara Surabaya semoga tetap jaya, terus berkembang, penuh inisiatif untuk memberi berita yang akurat kepada pendengar dan masyarakat di mana pun berada,” pungkasnya.(and/iss/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Selasa, 9 Juni 2026
32o
Kurs