PT PAL Indonesia membuka peluang kerja sama baru dengan perusahaan maritim Rusia untuk pengembangan energi berbasis maritim serta sektor perkapalan.
Diana Rosa Direktur Produksi PT PAL Indonesia mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kolaborasi internasional, memperkuat daya saing industri maritim nasional, dan kesiapan perusahaan dalam mengikuti perkembangan teknologi global.
“Ini kesiapan perusahaan dalam mengadopsi perkembangan teknologi global serta memperkuat peran strategis PT PAL dalam ekosistem industri perkapalan nasional,” katanya dalam keterangan, Selasa (9/6/2026).
Komitmen tersebut, kata dia, diperkuat melalui penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara PT PAL Indonesia dan Ak Bars Shipbuilding Corporation. Kesepakatan itu mencakup pertukaran informasi dan dokumen terkait potensi kerja sama pembangunan kapal komersial maupun kapal khusus (special purpose).
Rosa mengatakan, PT PAL terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra internasional untuk mendukung pengembangan industri maritim yang berkelanjutan.
Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menilai keterlibatan PT PAL dalam forum Indonesia-Rusia bisa memperkuat kerja sama kedua negara, terutama di bidang infrastruktur dan konektivitas maritim.
“Ini menekankan pentingnya penguatan kerja sama dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim yang terintegrasi, termasuk integrasi transportasi multimoda untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” terangnya.
Selain mengikuti forum bilateral, PT PAL juga mengunjungi sejumlah fasilitas galangan kapal dan kapal feri listrik di Rusia. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari perkembangan teknologi, inovasi, serta praktik maksimal dalam pengembangan transportasi dan industri maritim. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

