Saifullah Yusuf Menteri Sosial (Mensos) menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia punya setidaknya satu gedung permanen Sekolah Rakyat, untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Target itu disampaikan Saifullah dalam acara penyerahan lahan seluas 6,3 hektare milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
“Kami menargetkan nanti setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat,” kata Saifullah seperti dikutip Antara.
Menurutnya, keberadaan gedung permanen sangat penting untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh pembangunan.
Karena itu, pemerintah terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai bagi peserta didik Sekolah Rakyat. Salah satunya, lewat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Saifullah juga mengapresiasi dukungan Kementerian Hukum yang menyerahkan sebagian aset tanahnya di wilayah Tangerang untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena pemerintah masih menghadapi kendala ketersediaan lahan di sejumlah daerah, termasuk Tangerang.
“Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan untuk mendapatkan tanah guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Saifullah menegaskan pemerintah ingin menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini kerap terabaikan. Kelompok tersebut bahkan disebut Prabowo Subianto Presiden sebagai the invisible people (yang tak terlihat).
“Presiden ingin memberikan fasilitas terbaik, bukan tanggung-tanggung, kepada mereka yang selama ini tercecer dan berasal dari keluarga miskin ekstrem,” katanya.
Lebih lanjut, Saifullah menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga mendorong pemberdayaan keluarga secara menyeluruh melalui berbagai program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan. (ant/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

