Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 dengan menyiapkan program seleksi ketat, standarisasi atlet, hingga agenda uji tanding atau try out.
Bambang Haryo Soekartono Ketua Pengprov IPSI Jatim mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 40 atlet yang berasal dari hasil seleksi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Piala BHS serta atlet yang sebelumnya masuk dalam program Puslatda.
Para atlet tersebut akan disatukan untuk menjalani proses pembinaan dan standarisasi sebelum masuk dalam program pemusatan latihan daerah.
Menurutnya, proses awal pembinaan akan dilakukan melalui standarisasi yang melibatkan KONI Jawa Timur. Standarisasi tersebut mencakup aspek fisik, teknik, hingga mental atlet agar memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan kompetisi tingkat nasional.
“Sesuai dengan anjuran dari Ketua KONI Jawa Timur, bahwa semua atlet harus distandarisasikan. Dari sisi kekuatan fisiknya, teknik, dan mentalnya dikelola oleh KONI untuk awal,” kata Bambang Haryo di Surabaya pada Minggu (21/6/2026).
Bambang Haryo menjelaskan, penyamaan standar pembinaan penting dilakukan agar atlet pencak silat dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur memiliki acuan yang sama.
Dengan begitu, ketika atlet kembali menjalani pembinaan di daerah masing-masing, kemampuan mereka dapat terus berkembang melampaui standar provinsi.
Selain mengandalkan atlet yang telah terpilih, IPSI Jatim juga membuka peluang bagi atlet lainnya untuk masuk dalam skuad utama melalui sejumlah kejuaraan daerah.
Salah satunya, menurut Bambang, melalui kejuaraan Piala Gubernur Jatim yang direncanakan berlangsung pada September atau Oktober 2026. Selain itu, IPSI Jatim juga menyiapkan Piala Kapolda Jatim sebagai ajang tambahan untuk menjaring atlet potensial.
“Kami akan menyerap juga dan kami satukan di dalam seleksi nantinya, namanya seleksi daerah. Dari sini akan didapat atlet yang betul-betul siap untuk menuju ke babak kualifikasi PON pada 2027 dan PON 2028,” jelasnya.
Untuk memperkuat kesiapan atlet, IPSI Jatim juga akan menjalankan program try out sebagai bagian dari evaluasi kemampuan sebelum menghadapi persaingan nasional.
“Kami akan persiapkan semuanya. Termasuk juga usulan try out. Kami akan melakukan try out, sesuai dengan usulan Ketua KONI Jatim,” ungkap Bambang Haryo.
KONI Jawa Timur memberikan target kepada IPSI Jatim untuk meraih empat medali emas pada PON 2028. Bambang Haryo optimistis target tersebut dapat dicapai dengan program pembinaan yang terencana dan persiapan atlet yang dilakukan sejak dini.
“Kami ditarget oleh KONI Jatim harus bisa mendapatkan empat medali emas di PON 2028. Insyaallah kami bisa (meraihnya),” pungkasnya. (saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

