Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, menjadikan ajang Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 sebagai wadah untuk mengembangkan bakat seni para murid.
Dicky Septian Baihaky Guru Seni Budaya sekaligus salah satu pembina pelajar MA Al-Ishlah dalam SFF 2026 mengatakan bahwa keikutsertaan sekolah dalam festival tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan penguatan mental tampil di depan publik.
“Karena ini adalah kali pertama Al-Ishlah De Corps (ADC) mengikuti ajang perlombaan yang didalamnya ada tiga jenis perlombaan sekaligus yaitu fashion show, latihan keterampilan baris berbaris (LKBB) dan marching band,” katanya pada Minggu (21/6/2026).
Ia menyambut positif gelaran SFF 2026. Menurutnya, ajang itu menjadi salah satu sarana yang bagus dalam menambah pengalaman murid sekaligus mendorong potensi agar semakin berkembang lagi ke depannya.
“Meski ADC baru berlatih kurang lebih dua pekan, apalagi bertabrakan dengan adanya ujian akhir madrasah, jadi anak-anak harus libur latihan selama kurang lebih satu bulan. Tentu keikutsertaan dan capaian ini cukup menggembirakan kami para pembina dan tentunya anak anak. Semoga kedepannya bisa memberikan yang jauh lebih baik lagi,” ucapnya.
Meski persiapan terbilang singkat, tim MA Al-Ishlah tetap mampu menorehkan prestasi. Dalam SFF 2026, mereka berhasil meraih sejumlah penghargaan, yakni Juara 2 Maskot, Juara 2 Gitapati, Juara 2 Kostum, Juara 3 Mayoret, Juara 3 Color Guard, serta Harapan 2 Street Parade.
SFF 2026 sendiri sukses digelar selama tiga hari, pada 19-21 Juni 2026, di kawasan Balai Kota Surabaya, Balai Pemuda, dan Jalan Tunjungan. Acara yang diselenggarakan oleh Memorandum bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu menghadirkan berbagai kompetisi seni dan budaya.
Rangkaian acara dimulai pada Jumat (19/6/2026) dengan lomba mewarnai untuk anak usia 3-6 tahun di Balai Kota Surabaya. Hari kedua, Sabtu (20/6/2026), diisi dengan lomba tari tradisional dan kreasi, lomba keterampilan baris-berbaris, serta kompetisi band tingkat SD hingga SMA se-Jatim.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (21/6/2026), diawali dengan Senam Dahlan Iskan di Balai Kota, kemudian dilanjutkan parade busana dan marching band dari Jalan Tunjungan menuju Balai Kota Surabaya.
Ribuan masyarakat Surabaya dan sekitarnya tampak antusias menyaksikan festival tersebut. Banyak warga mengabadikan momen parade busana dan penampilan para peserta yang tampil memukau di sepanjang rute acara.
Mewakili Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, M. Fikser Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya mengatakan bahwa penyelenggaraan SFF menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia fashion, seni, budaya, dan industri kreatif dalam satu rangkaian acara terbuka di kawasan tengah Kota Surabaya.
“Jalan Tunjungan telah disulap menjadi catwalk raksasa, tempat bersatunya seni, budaya, dan inovasi fesyen dalam Surabaya Fashion Festival,” ucapnya.
Gelaran SFF 2026 menurutnya, juga bukan sekadar perlombaan seni dan budaya, tetapi juga upaya untuk mendorong perekonomian rakyat.
“Harapannya, pelaksanaannya ini juga dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi geliat ekonomi dan sektor kreatif di Kota Surabaya,” ucapnya.
Sementara itu, Djoko Setyo Ketua Panitia SFF 2026 mencatat bahwa terdapat ratusan peserta dari berbagai daerah di Jatim ikut meramaikan festival tahunan tersebut, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Jember, Malang, Kediri, Tuban, Blitar, Jombang, hingga Probolinggo.
“Paskibra ada 27 tim, per tim nya 30 sampai 40 anak dari sekolah SMP dan SMA di Kota Surabaya. Lalu peserta Parade Surabaya Fashion Festival 2026 ada 1.643, dan ada 10 komunitas budaya nusantara dengan jumlah 530 orang,” ucapnya.
Djoko berharap SFF dapat terus menjadi ruang ekspresi sekaligus pengembangan bakat generasi muda di bidang seni dan budaya.
“Terima kasih masyarakat Surabaya dan seluruh para peserta atas antusiasmenya. Semoga tahun depan acara SFF bisa kembali digelar dengan lebih meriah lagi daripada tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (ris/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

