Selasa, 20 Oktober 2026

Modernisasi Peternakan Sapi Perah di Jatim, Sistem Closed Barn dan 90 Sapi Impor Diharapkan Dongkrak Produksi Susu

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Implementasi Closed-Barn atau sistem kandang semi tertutup dirancang untuk menciptakan lingkungan peternakan yang lebih nyaman dan terkontrol bagi sapi perah. Sistem ini membantu mengurangi heat stress, menjaga kualitas udara di dalam kandang, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan ternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas susu. Foto: Istimewa

Upaya memperkuat pasokan susu segar nasional terus dilakukan melalui modernisasi peternakan sapi perah di Jawa Timur. Salah satunya dengan penerapan sistem closed barn (kandang semi tertutup) di KUD Dadi Jaya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, serta penyerahan 90 ekor sapi perah impor kepada tiga koperasi peternak di Jawa Timur.

Program tersebut menyasar KUD Dadi Jaya Purwodadi di Kabupaten Pasuruan, Koperasi SAE Pujon di Kabupaten Malang, serta KUD Sumber Makmur Ngantang. Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas peternakan, memperbaiki kualitas susu segar, sekaligus memperkuat populasi sapi perah nasional.

Hanif Faisol Nurofiq Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI. Foto: Istimewa

Hanif Faisol Nurofiq Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, koperasi, peternak, dan sektor industri menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di sektor persusuan.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus mendorong peningkatan produktivitas, kualitas susu segar dalam negeri, serta kesejahteraan peternak sehingga mendukung terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” ujarnya dalam kegiatan di Pasuruan, Selasa (21/7/2026).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
32o
Kurs