Rabu, 22 Juli 2026

Modernisasi Peternakan Sapi Perah di Jatim, Sistem Closed Barn dan 90 Sapi Impor Diharapkan Dongkrak Produksi Susu

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Implementasi Closed-Barn atau sistem kandang semi tertutup dirancang untuk menciptakan lingkungan peternakan yang lebih nyaman dan terkontrol bagi sapi perah. Sistem ini membantu mengurangi heat stress, menjaga kualitas udara di dalam kandang, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan ternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas susu. Foto: Istimewa

Berdasarkan hasil penerapan di lapangan, sistem tersebut diklaim mampu meningkatkan produktivitas susu lebih dari 20 persen.

Selain pembangunan kandang modern, sebanyak 90 ekor sapi perah impor juga diserahkan kepada tiga koperasi di Jawa Timur. Penempatan sapi dilakukan secara bertahap pada koperasi yang telah memiliki kesiapan infrastruktur dan manajemen peternakan.

Antonio Prochilo Technical Director Nestlé Indonesia (kedua dari kiri) bersama Fajar Dewantara Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia (kiri) didampingi R. Heru Wahono Santoso Asisten 3 Gubernur Jatim (kedua dari kanan), dan Samsul Hidayat Ketua DPRD Pasuruan (kanan) secara simbolis melakukan serah terima 90 ekor sapi perah impor ras Friesian Holstein kepada perwakilan KUD Dadi Jaya Purwodadi, Koperasi SAE Pujon Malang, dan KUD Sumber Makmur Ngantang pada Selasa, 21 Juli 2026 di KUD Dadi Jaya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Foto: Istimewa

Program tersebut juga dilengkapi dengan penyerahan imported straw atau semen beku sapi perah ras Friesian Holstein untuk mendukung program inseminasi buatan dan peningkatan kualitas genetik ternak.

Nurianto Ketua KUD Dadi Jaya Purwodadi mengatakan, pendampingan teknologi modern telah membantu peternak meningkatkan kualitas pengelolaan usaha.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
26o
Kurs