Jumat, 24 Juli 2026

Kampus Berkualitas Sudah Banyak, Pengamat Pertanyakan Urgensi Prabowo Bentuk URI

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pelantikan Donny Ermawan (tengah) dan Yos Sunitiyoso (paling kanan) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Setpres

Prof. Warsono Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) mempertanyakan urgensi pemerintahan Prabowo Subianto Presiden membentuk Universitas Republik Indonesia (URI), meski Indonesia sudah punya banyak perguruan tinggi berkualitas yang mencetak sumber daya manusia unggul.

Menurutnya visi Presiden memperkuat kemandirian bangsa melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) memang patut didukung. Tapi, pemerintah juga perlu menjelaskan alasan memilih mendirikan universitas baru daripada mengoptimalkan kampus-kampus yang sudah ada.

Sejumlah perguruan tinggi yang terbukti menghasilkan lulusan berkualitas itu, antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Keberadaan kampus-kampus itulah yang membuat pembentukan URI memunculkan pertanyaan mengenai kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan perguruan tinggi yang sudah ada.

“Nah, kalau ini yang jadi pertanyaannya, ‘apakah perguruan-perguruan tinggi yang ada selama ini dianggap tidak mampu menghasilkan sumber daya yang seperti diharapkan oleh Bapak Presiden itu?’ Kalau misalkan bisa, kenapa harus membuat universitas baru ini? Ini ini sebenarnya dilematik dan problematiknya gitu,” kata Warsono saat on air di Radio Suara Surabaya, Jumat (24/7/2026).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 Juli 2026
30o
Kurs