Senin, 27 Juli 2026

DBL Indonesia All-Star 2026 Berjaya di Amerika, Tim Putri Juara dan Putra Peringkat Tiga

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pertandingan tim basket putri DBL Indonesia All-Star 2026 dalam 24th Annual National Summer Classic 2026. Foto: DBL

Perjalanan Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 dalam 24th Annual National Summer Classic 2026 berakhir dengan hasil positif. Tim putri berhasil meraih gelar juara, sedangkan tim putra mengamankan peringkat ketiga.

Tim putri tampil dominan sejak fase grup dengan menyapu bersih tiga pertandingan serta satu laga ekshibisi. Hasil itu membawa mereka finis sebagai juara Grup A.

Sementara tim putra mampu bangkit setelah menelan kekalahan tipis pada pertandingan pembuka. Mereka kemudian mencatat tiga kemenangan beruntun dan lolos ke babak playoff sebagai runner-up Grup D.

Perjalanan babak playoff dimulai Minggu (26/7/2026) pukul 22.00 WIB. Tim putri DBL All-Star mengalahkan Midwest Wildcats-Stacionis dengan skor telak 63-35.

Dominasi tim putri berlanjut di semifinal. Berbekal kedalaman skuad yang merata, mereka membungkam Wis City Hoops 57-31 dan memastikan tempat di pertandingan final.

Pada laga puncak, DBL All-Star menghadapi tim kuat asal Tennessee, HXB. Sempat unggul 34-17 pada babak pertama, skuad putri menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 61-36.

Pertandingan tim basket Putra DBL Indonesia All-Star 2026 dalam 24th Annual National Summer Classic 2026. Foto: DBL

Hasil tersebut memastikan trofi juara diboyong ke Indonesia. Tim putri DBL All-Star juga menuntaskan kompetisi tanpa tersentuh kekalahan.

Sementara itu, tim putra Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 juga mencatatkan peningkatan signifikan dengan finis di peringkat ketiga.

Dua tahun sebelumnya, pada kompetisi yang sama, tim putra hanya meraih dua kemenangan dan menempati posisi kelima dari enam tim di fase grup. Mereka juga gagal menembus babak playoff.

Pada edisi tahun ini, tim putra mencatatkan lima kemenangan dan dua kekalahan sepanjang National Summer Classic 2026.

Perjalanan di babak playoff diawali dengan mengalahkan juara Grup A, PAC Elite 17U, dengan skor 46-34.

Di semifinal, DBL All-Star berhadapan dengan Gxfted Elite Hoyas. Sempat tertinggal jauh 6-21, tim putra mampu memangkas jarak hingga skor menjadi 55-57 melalui dua tembakan tiga angka beruntun Gerrard Matthew Boentara pada detik-detik akhir.

Namun, DBL All-Star akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 55-59.

Tim putra kemudian bangkit pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Pro Lane asal Wisconsin. Dalam laga sengit yang berlangsung dengan saling mengejar angka, DBL All-Star mengunci kemenangan 54-48.

Dapat Apresiasi Pelatih Lawan

Penampilan kedua tim Indonesia turut mendapat apresiasi dari sejumlah pelatih lawan. Selain Lafeyette Bell, pujian disampaikan Carrlton Moody Head Coach 5Star 2027 Moody. Ia menilai permainan kolektif dan semangat bertanding menjadi kekuatan utama para pemain Indonesia.

“Mereka bermain sangat keras dan akurasi tembakan tiga poin mereka sangat impresif. Mereka punya semangat luar biasa di lapangan dan dilatih dengan sangat baik,” katanya.

Matt Stacionis Head Coach Midwest Wildcats-Stacionis juga mengapresiasi penampilan tim putri DBL All-Star saat kedua tim bertemu di babak playoff.

“Akurasi tembakan tiga angka anak-anak Indonesia luar biasa. Mereka terus memberikan tembakan three-point dari awal sampai akhir. Kami kena run 9-0 lewat three-point di awal pertandingan dan itu cukup mengejutkan. Membuat kami harus mengubah skema pertahanan,” kata Matt. (bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Senin, 27 Juli 2026
31o
Kurs