Kamis, 30 Juli 2026

Radio Tak Sekadar Siaran, Hendra Penyiar Suara Surabaya Sebut Trust Bisa Hasilkan Ekonomi Baru

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Hendra Lukas P Hutagalung saat menjadi salah satu pembicara dalam forum Jatim Media Summit yang membahas tentang Ekosistem Ekonomi Kreatif & Transformasi Beyond Media Jawa Timur di Whiz Luxe Spazio Surabaya, Kamis (30/7/202). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Hendra Lukas P Hutagalung penyiar Radio Suara Surabaya menyebut bahwa trust atau kepercayaan publik terhadap media dapat menghasilkan nilai ekonomi baru.

Hal itu disampaikan Hendra saat menjadi salah satu pembicara dalam forum Jatim Media Summit yang membahas tentang Ekosistem Ekonomi Kreatif & Transformasi Beyond Media Jawa Timur di Whiz Luxe Spazio Surabaya, Kamis (30/7/202).

Menurut Hendra, media lokal tidak cukup hanya dengan membuat berita di tengah pesatnya perkembangan ekonomi kreatif. Media harus mampu menjadi penyelesai masalah atau problem solver menghubungkan pelaku usaha, komunitas, hingga pemerintah melalui komunikasi yang membangun kepercayaan.

The new economy (ekonomi baru), bahwa trust menghasilkan nilai ekonomi. Informasi yang dipercaya, komunitas yang aktif, kolaborasi, hubungan jangka panjang dan nilai ekonomi. Trust menjadi sustainability (keberlanjutan),” ujar Hendra.

Hendra memaparkan ekonomi baru saat ini bertumpu pada kepercayaan publik terhadap Informasi yang kemudian akan melahirkan komunitas aktif, hubungan jangka panjang sampai menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, Penyiar Suara Surabaya itu menilai media lokal perlu mengubah paradigma dalam menjalankan bisnis media. Hendra menyebut radio tidak lagi berfokus pada siaran, namun harus menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Kita sebagai media harus berhenti berpikir sebagai radio, kita mulai berpikir sebagai problem solver,” ujarnya.

Ia mencontohkan salah satu kolaborasi yang dilakukan Suara Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya, yakni menghadirkan ruang promosi bagi UMKM dalam berbagai kegiatan.

Ia mengatakan media memiliki kemampuan untuk menjembatani berbagai kepentingan sehingga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Teman-teman harus lihat kebutuhan dari setiap problem yang dialami oleh klien. UMKM pun juga begitu,” katanya.

Di akhir paparannya, Hendra mengingatkan bahwa masa depan media tidak hanya ditentukan oleh seberapa lantang suara yang disampaikan namun sebesar apa kepercayaan yang mampu dibangun.

“Hari ini kita sama-sama, media bukan suara yang paling lantang, tapi yang dibutuhkan adalah media yang mampu membangun kepercayaan. Mari sama-sama berkolaborasi dan menghadirkan pertumbuhan yang baik untuk komunitas dan juga untuk nasional,” pungkasnya.(wld/bil)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Surabaya
Kamis, 30 Juli 2026
28o
Kurs