Jumat, 25 September 2026

DPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja Sipil Usai Pembunuhan Lima Pekerja di Papua

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Mafirion Anggota Komisi XIII DPR RI. Foto: Antara

Pembunuhan lima pekerja bangunan di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, kembali memunculkan perhatian terhadap jaminan keamanan bagi warga sipil yang bekerja di wilayah rawan konflik.

Mafirion Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB meminta pemerintah segera memperkuat sistem perlindungan bagi para pekerja sipil agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Menurut Mafirion, negara memiliki kewajiban untuk memastikan setiap warga negara dapat bekerja dengan aman, termasuk mereka yang bertugas membangun infrastruktur di Papua.

“Rasa aman dalam bekerja merupakan hak dasar setiap warga negara. Negara tidak boleh membiarkan para pekerja sipil yang sedang mencari nafkah justru menjadi sasaran kekerasan. Jika keselamatan mereka tidak terjamin, siapa yang berani bekerja membangun Papua?” ujar Mafirion di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Ia menilai pembunuhan terhadap warga sipil di wilayah konflik bukan lagi persoalan insidental, melainkan menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem pengamanan terhadap pekerja proyek di daerah berisiko tinggi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
26o
Kurs