Universitas Airlangga (Unair) melalui Garda Ksatria Airlangga melepas tim aju tanggap darurat untuk bantuan kemanusiaan terhadap bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (17/8/2026).
Muhammad Madyan Rektor Unair mengatakan, penerjunan tim aju merupakan respons kampus dalam memberi bantuan untuk masyarakat yang sedang dalam situasi kebencanaan.
“Kami sebagai institusi pendidikan tinggi juga turut berbelasungkawa atas bencana yang melanda NTT. Penerjunan ini menjadi wujud kontribusi dan respons kampus,” katanya, Senin (17/8/2026).
Madyan berpesan agar seluruh anggota tim dapat menjalankan tugas dengan baik selama memberikan pelayanan kemanusiaan di NTT.
“Kami berharap tim bisa memberi manfaat bagi penanganan pasca bencana di lokasi,” ucapnya.









