Minggu, 11 Oktober 2026

PBB Sebut Kelaparan di Sudan dan Gaza Jadi Catatan Sejarah Paling Memalukan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Seorang warga Gaza meratapi puing-puing dari Menara Soussi setinggi 15 lantai di kawasan Tal al-Hawa yang telah luluh lantak dengan tanah usai dibom Israel, Sabtu (6/9/2025). Foto: Al Jazeera

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kalau kelaparan di Sudan dan Jalur Gaza menjadi catatan sejarah paling memalukan. Hal ini disampaikan Antonio Guterres Sekretaris Jenderal PBB dalam sidang Dewan Keamanan PBB, yang digelar Selasa (25/8/2026) kemarin.

Melansir Antara, Guterres melaporkan bahwa pada 2025 tidak hanya mencatat jumlah konflik bersenjata tertinggi sejak Perang Dunia II, tetapi juga tingkat kelaparan global yang mencapai rekor, dengan sedikitnya 266 juta orang menghadapi kondisi kerawanan akut.

Dia mencatat bahwa kekerasan menjadi faktor utama pemicu kelaparan di 12 dari 13 wilayah yang paling terdampak.

“Sebuah kapal tanker minyak yang berlabuh di Selat Hormuz dapat berarti berkurangnya satu kali makan dalam sehari bagi seorang anak di Sudan,” kata Carl Skau Pelaksana Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP).

Skau juga mencatat bahwa di Sudan, harga pangan pokok melonjak hampir 40 persen sejak Februari.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
28o
Kurs