Minggu, 11 Oktober 2026

PBB Sebut Kelaparan di Sudan dan Gaza Jadi Catatan Sejarah Paling Memalukan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Seorang warga Gaza meratapi puing-puing dari Menara Soussi setinggi 15 lantai di kawasan Tal al-Hawa yang telah luluh lantak dengan tanah usai dibom Israel, Sabtu (6/9/2025). Foto: Al Jazeera

Krisis tiga titik penyumbatan

Skau memperkenalkan kerangka “tiga titik penyumbatan” yang mencakup Selat Hormuz, Laut Merah, dan Laut Hitam. Dia memperingatkan bahwa pembatasan di Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sepertiga perdagangan pupuk dunia, telah menyebabkan ketersediaan pupuk anjlok, sementara harga minyak melonjak 36 persen sejak perang di Iran dimulai.

Kapal Amerika Serikat (AS) melintasi Selat Hormuz pada Maret 2026. Foto: AFP

Dia menambahkan bahwa pengiriman biji-bijian melalui Selat Istanbul turun 40 persen secara tahunan, sehingga negara-negara yang bergantung pada impor seperti Somalia menjadi sangat rentan.

Guterres mengusulkan upaya yang dibatasi waktu untuk membangun kepercayaan dengan terlebih dahulu berfokus pada verifikasi dan pendaftaran secara netral kapal-kapal pengangkut pupuk.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
28o
Kurs