Lebih dari separuh santri yang sebelumnya menjalani observasi setelah mengalami dugaan keracunan makanan di Yayasan Pesantren Manbaul Hikam, Putat Tanggulangin, Sidoarjo, telah diperbolehkan pulang.
Sementara itu, kegiatan pembelajaran di lingkungan pesantren masih dinonaktifkan hingga kondisi santri dinyatakan lebih baik.
Gus Abdul Wahid Harun atau Gus Wahid pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pesantren Manbaul Hikam mengatakan, sejumlah santri masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. Sebagian santri lainnya yang mengalami keluhan ringan juga dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan sebagai langkah antisipasi.
“Alhamdulillah, sudah lebih dari separuh dari yang diobservasi sudah dipulangkan,” kata Gus Wahid saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (2/9/2026) sore.
Menurutnya, sekitar 1.000 santri berada di lingkungan Pesantren Manbaul Hikam. Dari jumlah tersebut, sekitar separuh atau 500 santri mengalami dugaan keracunan.

NOW ON AIR SSFM 100

