Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Jawa Timur bergerak variatif, Senin (14/9/2026) pagi.
Melansir laman PIHPS pukul 09.00 WIB, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan paling tinggi, yakni Rp2.500 menjadi Rp35.200 per kilogram. Sementara cabai rawit merah turun Rp2.050 menjadi Rp63.500 per kilogram.
Untuk jenis cabai lainnya, cabai merah besar naik Rp700 menjadi Rp23.900 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik Rp1.200 menjadi Rp35.900 per kilogram.
Komoditas bawang mengalami penurunan. Bawang merah ukuran sedang turun Rp800 menjadi Rp27.850 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun Rp100 menjadi Rp29.650 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar naik Rp500 menjadi Rp40.450 per kilogram. Daging sapi kualitas I juga naik Rp550 menjadi Rp143.950 per kilogram, sedangkan kualitas II naik Rp800 menjadi Rp131.300 per kilogram. Telur ayam ras segar naik Rp250 menjadi Rp25.200 per kilogram.
Sementara harga beras masih stabil. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.350 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.300 per kilogram. Beras medium I berada di Rp15.200 per kilogram dan medium II Rp14.700 per kilogram.
Untuk beras kualitas super, jenis super I tercatat Rp16.350 per kilogram, sedangkan super II Rp16.000 per kilogram. Harga gula pasir kualitas premium tetap Rp18.600 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp17.350 per kilogram.
Minyak goreng curah turun Rp50 menjadi Rp21.600 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I tetap Rp22.850 per kilogram, sementara kemasan bermerek II naik Rp50 menjadi Rp22.200 per kilogram. (bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

